On Wed, Dec 26, 2001 at 05:16:02PM +0700, Paul Darius wrote:
> Memang ISP kok :)
> kan lagi mendukung gerakan sadar HAKI, jadi seluruh server pada ganti dari M$ 
> ke *nix.

Ah .. sorry, dan sukurlah kalau gitu ;-)
Ini saran saya saja, pasti subyektif, karena saya suka dengan sesuatu
yang sifatnya 'no fancy', keep it simple stupid (keep it small and
simple ;-)

Dari pada pakai add-ons, kenapa tidak dimulai dulu dari menggunakan
fasilitas ala *nix yang sudah tersedia. Dengan linux, bisa diexplore
soal PAM. Keuntungannya jelas: simple, administrasi sudah ada, apalagi
kalau pakai SuSE ;-) Setting quota jauh lebih mudah dan *jauh* lebih
robust/efisien karena pakai kernel quota. Kerugiannya juga jelas,
maksimum user yang bisa dihandle dalam satu mesin jumlahnya terbatas.
Tidak bisa bilang: "kita mampu menghandle jutaan user". Heck, lagian
siapa yang mau bikin mailserver dengan kemampuan menampung jutaan
user di Indonesia. Mimpi kali yee ;-)

> kalo mengganti password user memang bisa... tapi kalo mengembalikannya lagi 
> gimana caranya ?

Ya tinggal simpen 'hash' password yang lama dong, kalau user sudah
bayar (misalnya), tinggal dikembalikan lagi ;-)

> kalo di M$ tergantung rights setting. Hal ini tidak berlaku pada kami karenr 
> ightsnya di set hanya u/ MTA saja. Jadi gimanapun caranya administratorpun 
> nggak bisa masuk.

Ya karena M$ things tidak membedakan 'administrator' dengan
'administrator' ;-) Admin yang hanya punya akses ke 'webmin' sudah
dibilang administrator. Habis di M$ memang kagak ada bedanya sih
<*kidding*>

> > hmm.. domain-i-a-box? bisa.
> Good :)

% man 8 qmail-command
barangkali bisa kasih hint(s), misalnya suatu saat butuh nambah
header tertentu untuk MDaemon user (misalnya).

> Karena bayangan yang ada dipikiran saya adalah qmail ini langsung bisa 
> mengantikan Netscape Mail atau Post.Office Intermail dll dsb.
> 
> Ternyata keliru. Mungkin para pemula Linuxpun banyak yang berpikiran sama 
> dengan saya.

Common trap. Kalau di milis orang bisa bilang qmail terbaik, sendmail
terbaik, postfix terbaik dst..dst.. yang jelas yang diomongkan hanya
sebatas MTA. Memang dari segi itu bisa jadi benar (terbaik). Who
cares? :-) Toh MTA hanya sebagian dari cerita.

Salam,

P.Y. Adi Prasaja


-- 
Utk berhenti langganan, kirim email ke [EMAIL PROTECTED]
Informasi arsip di http://www.linux.or.id/milis.php3

Kirim email ke