>Saya mengunakan Linux:
>RED Hat 7.1, menurut teman saya, Linux RED Hat lebih
>mudah daripada slackware, Mungkin teman2 bisa komentar
>dikit?

sebenarnya secara garis besar distro-distro Linux sama 
(menggunakan 'kernel' Linux), perbedaannya hanya pada paket 
program, program instalasi, organisasi direktori dan 
file, program aplikasi dan tool utilitas tambahan (baca 
InfoLinux 09/I/2001 ato' ke 
http://iwan.f2g.net/writings/linux/distro.html =P).
Dalam hal ini Red Hat memang lebih mudah dengan instalasi
grafis dan RPM-nya bagi orang-orang pada umumnya.
Slackware, distro yang dulu berjaya sebelum Red Hat
merupakan distro yang memang dibuat semirip-mirip UNIX dan
menurut saya kita bisa belajar lebih banyak dari sini.
 
>Heran, mengapa disk ke
>3 sampai 6 tidak dipergunakan? apakah ada yang salah
>dengan cara installnya...?

Pada Red Hat dengan paket 6 CD,
CD 1: binary 1, CD 2: binary 2, CD 3: archive/koleksi
modul-modul dan addon (developer), CD 4: aplikasi Linux
personal/lite dan demo, CD 5: Red Hat SysAdmin Survival CD
Version 0.16 ato' rescue cd, CD 6: aplikasi Linux
personal/lite dan demo.
Baca dong dokumentasi (README dan sejenisnya)! 

>Apakah ini benar? Dan saya tidak dapat melihat HDD
>saya yang drive C (Linux Drive D), Mengapa demikian?
>Bagaimana untuk mengakses drive C serta menjalankan
>program2 aplikasi lainnya?

Anda berarti mengeset default login grafis/Xwindow bukan
CLI. Apakah anda sudah mengeset mountpoint partisi win anda 
pada saat instalasi? Di mana anda set mountpoint-nya?
Cara mengakses partisi win. yaitu dengan masuk ke direktori 
mountpoint-nya.

menjalankan program2 aplikasi lainnya?
maksudnya???
program aplikasi Linux? jalankan aja langsung.
 
>Setelah itu semua, saya tidak tahu, harus install apa
>lagi? CD ke 3-6 belum terinstall? Mungkin ada teman2
>yang dapat membantu? Yang saya heran, mengapa yang ini
>linuxnya berbasis windows, bukan dos dengan perintah2
>yang dipergunakan? Bagaimana caranya untuk mengubah ke
>bagian dos? Apakah saya bisa menginstall program2
>berbasis windows di linux? seperti WinZip, ACDSee,
>IE6, dsb?

CD 3-6 digunakan sesuai dengan kebutuhan, misal anda butuh
star office bisa instal lewat CD 6.
Linux yang anda boot tersebut menggunakan default login 
grafis/Xwindow, untuk ke CLI bisa menggunakan kombinasi 
tombol Ctrl-Alt-F1 untuk console 1, Ctrl-Alt-F2 untuk 
console 2 dan seterusnya sampai F6 (default) atau anda bisa
menggunakan xterm.
Setahu saya tidak bisa menginstal program berbasis win. di 
Linux, tapi ada program virtual machine yang dapat
menjalankan 
aplikasi win. yaitu wine. Kalo mau yg bagus (bisa mem-boot
win. di 
dalam Linux) tetapi komersial =( bisa menggunakan vmware. 
Tetapi alangkah baiknya menggunakan aplikasi Linux sendiri
yang
sudah ada:
Pengganti Winzip: zip, unzip, gzip, bzip2, dll. 
Pengganti ACDSee: GQview, dll.
Pengganti IE: Opera, Netscape, Konqueror, Mozilla, dll. 
Pengganti Adobe Photoshop: GIMP, dll.
Pengganti Xing Mpeg/Win. Media Player: Xine, dll.
Pengganti Mirc: Xchat, BitchX, dll.
Dan banyak sekali dan lebih lengkap.

>Saya bingung, harus bagaimana memulai cara belajar
>linux, dokumentasi dan linux pemula sudah saya baca,
>tapi prakteknya lain sekali.

Mulai dengan apa yang sudah ada, dokumentasi tidak hanya
dibaca
tapi juga dipraktekin dan ini tidak hanya sekali baca dan
praktek 
lalu selesai, tetapi kita harus terus mengeksplorasinya.
Dokumentasi bawaan distro standar sebenarnya sudah mencukupi
untuk 
dipelajari.
Kalo menemui masalah, coba pelajari kasusnya dan pecahkan
sendiri, 
kalo mentok baru ditanyakan sama yang udah jago, misal temen
anda.
O, ya temen anda pake Red Hat 7.1 juga? bisa saling sharing 
sama temen khan.., asik lho berkembang bersama. =)

Salam,

Iwan Setiawan
-------------
5leaps Console
http://iwan.f2g.net

-- 
Utk berhenti langganan, kirim email ke [EMAIL PROTECTED]
Informasi arsip di http://www.linux.or.id/milis.php3

Kirim email ke