Pertama, kernel yang Anda gunakan harus support Quota. Kalau belum,
re-compile kernel dengan memasukkan dukungan quota ke dalamnya.

Untuk memeriksa apakah kernel Anda support quota atau tidak bisa
digunakan program quotacheck (kelihatannya ini distro-dependent, jadi
tiap distro perilakunya <pesan, error messages, dll> berbeda, ada
yang langsung seperti ipchains: ada pesan not supported by kernel,
atau semacamnya, ada yang tidak), atau dengan quotaon. Lihat
syntaxnya dengan man quotaon.

Kemudian jika kernel sudah support quota, tentukan mana filesystem
yang ingin Anda batasi penggunaannya. Anda harus menghidupkan quota
untuk setiap filesystem yang ingin dibatasi. Di Slackware, yang Anda
tentukan adalah /dev/xxx-nya bukan mount point-nya. Mungkin di distro
lain berbeda.

Setelah itu Anda tinggal buat aturan quotanya, soft limit untuk bytes
yang boleh digunakan, hard limit, dll. Aturannya bisa Anda buat per
user, atau per group. Mengedit aturan quotanya, kalau tidak salah
dengan edquota atau quotaedit (lupa, maklum udah dua tahun lebih
nggak ngurusin quota).

Dulu aku pernah tanya masalah ini di milis ini beberapa kali nggak
ada yang bisa kasih jawaban yang memuaskan, maklum aja, kalau tidak
sibuk, ya nggak tahu, atau males nerangin atau ya udah lama nggak
ngurusin. Yang banyak ya seperti Pak Andy ini... :)

Saran aku sih, pelajari dokumentasi tentang quota, udah ada HOWTO-nya
kan. Dulu aku belajar sendiri dan sukses. Aku sudah buat
dokumentasinya sendiri, SOP untuk install quota support (siapa tahu
perlu install di mesin lain atau di tempat lain), tapi sekarang
sedang inaccessible. Kalau mau tunggu, aku cariin file-nya (belum
tentu ketemu juga sih, udah lama pisan atuh...).

*********** REPLY SEPARATOR  ***********

On 30/12/01 at 17:27 Andy wrote:

www.linuxdoc.org/HOWTO/mini/Quota-1.htm


Dapid Candra
----------------------------------
Chief Systems Engineer - karir.com


-- 
Utk berhenti langganan, kirim email ke [EMAIL PROTECTED]
Informasi arsip di http://www.linux.or.id/milis.php3

Kirim email ke