iya sih, paling feasible apabila mail servernya tetap berada di router (minimal acting 
sebagai relay).

awalnya sih saya sudah menggunakan qmail-scanner untuk memblok email-email yang 
terinfeksi 
dengan virus sircam. tetapi ada kalanya juga email-email yang terinfeksi ini juga 
lolos apabila smtp 
server yang di gunakan di MUA menggunakan smtp server yang tidak menggunakan 
qmail-scanner.


12/28/01 4:59:15 PM, adi <[EMAIL PROTECTED]> wrote:

>On Fri, Dec 28, 2001 at 02:50:10PM +0700, Fluffy Ball wrote:
>> terima kasih P. Adi, tapi bagaimana kalau mail servernya berada di
>> luar firewall (mis, menggunakan publik ip 202.75.96.6). 
>
>saya kurang paham pertanyaannya, tapi kalau bermaksud redirect client
>dengan ip private ke 202.75.96.6, prosedur yang boleh dibilang paling
>'clean' tetap install mail server di mesin router. minimal tidak
>perlu repot-repot mencegah 'anonymous' access.
>
>kecuali, mesin 202.75.96.6 juga menggunakan mesin router sebagai
>default gateway.  mungkin ada cara lain, tapi menurut saya tidak
>sombot (worth of effort) ;-)
>
>Salam,
>
>P.Y. Adi Prasaja
>
>



-- 
Utk berhenti langganan, kirim email ke [EMAIL PROTECTED]
Informasi arsip di http://www.linux.or.id/milis.php3

Kirim email ke