On Thursday 21 February 2002 15:34, mulyadi wrote: > :-) Ada tips untuk mengurangi tingkat frekuensi cache miss?? Apa harus > dengan memperbesar cache?? > BTW, yang saya lihat itu bener ERROR bukan MISS :-) Saya juga heran kok > ERROR bisa sampe 40%-an?? Kalo kita lihat di access.log, memang ada entry > "Error parseUrl......", ada yg bisa menjelaskan sebabnya??
Oohh.... error :-) Sori, mail sebelumnya bilang miss :-) Atau mungkin aku salah baca. Maap yah.... Btw, error parse url? aneh. Biasanya, ini error terjadi kalau kita salah ketik nama URL. Koq bisa setinggi itu? DNS error? Atau squid ini diset sebagai transparant proxy? > BTW, PC yg saya jadikan proxy ini masih kelas Pentium biasa, dgn hard disk > sekita 4-6 giga (DMA 33). Saya berencana untuk pakai RAID 5 dan reiserfs, > apakah ini efektif untuk enhance perfomance?? Yups.... Betul. Bahkan beli HDD 100 GB pun akan sangat bermanfaat untuk proxy server yang dibebani user-user agresif :-) Ada satu teman di Surabaya (kayaknya ikut milis ini deh), pake 2 x 120 GB !!! Reiserfs juga lebih cepat dari ext2. Aku anjurkan pake ext3. Walau lebih lambat dari reiserfs, tapi lebih aman dari kehilangan data. Atau, jalan tengah, cache_dir pake reiser, system pake ext3. > > Sebenernya, problemnya apa sih? > 1. Squid terasa lambat dalam respons > 2. sering ERROR (menurut access.log) RAM-nya berapa? Squid rakus makan memory :-P Berapa setting cache_mem? Berapa pemakaian swap? <-- ini penting banget. Jangan-jangan, RAM-nya keteter :-( Atau bandwidth ke internet memang sudah extremely overloaded? Kalau masalah bandwidth habis, mungkin sudah waktunya melimit user dengan bandwidth manajemen seperti CBQ/HTB, atau dengan delay pool :-) Salam, Adi Nugroho -- Utk berhenti langganan, kirim email ke [EMAIL PROTECTED] Informasi arsip di http://www.linux.or.id/milis.php3

