On Wednesday 27 February 2002 12:48, Ari-Widodo wrote: > Ya, justru dari "kecekakan" itu maksudnya biar di client > bisa adil, jadi user yang datangnya belakangan atau yang > dapet client ke 10 gitu masih bisa menikmati internet juga, > sama seperti user yang dapet client ke 1
Yah, kalau mau, silakan dicoba aja. Untuk uplink, set di ppp0 Untuk downlink, set di eth0. Aku anjurkan pake sfq, agar kalau warnet lagi sepi, maka pelanggan yang ada bisa pake full bandwidth yang ada. Jadi, jangan kalau punya bandwidth (misalnya) 56 kbps, 10 client, jangan sampai masing-masing client (misalnya) 5.6 kbps. Kalau pas pelanggan lagi sendirian, doi mestinya bisa dapet full 56 kbps, bukan cuman jatah mereka yang 5.6 kbps. > squid-nya 128MB, terus kamsudnya ngeblok site porno gimana > entar malah warnetnya gak lakuu (super oot) Dua warnet di Makassar (salah satunya ikutan milis ini), justru mengaih tambahan rejeki karena (berusaha) bebas site "ehem".... dan ternyataaa.... justru lebih laku dari warnet-warnet tetangganya. Mungkin karena 3 alasan ini: 1. Koneksi lebih cepat/stabil, karena site-site itu memang biasanya berat banget (baca tulisan/hasil survey Pak Onno W. Purbo) 2. Orang tua mereka lebih senang kalau mereka main internet di warnet itu 3. Tambahan pelanggan-pelanggan cewek, yang ndak suka liat temennya dijadiin objek di komputer sebelah :-) Oops, makin OOT :-) Salam, Adi Nugroho -- Utk berhenti langganan, kirim email ke [EMAIL PROTECTED] Informasi arsip di http://www.linux.or.id/milis.php3

