in principle: 2 cable modem multipath routing BISA (dan sudah saya coba via CBN dan M-WEB, dan mereka tidak tau hal ini)
skenarionya mudah: 1. delete default route 2. main table taruh di awal dari table prio. 3. pada saat paket 1 datang, cek local source ip, match ke table 1 kirim ke gateway isp1, catat dan buat databasenya sehingga paket berikut dr "local source yg sama" tetap lewat gateway yg sama. (kenapa harus begini???) 4. pada saat paket 2 datang dari source ip yg sama, matching dng database, teruskan ke gateway isp1 juga. 5. pada saat paket 3 datang dari local source ip yg berbeda, matching dng database tetapi krn sourcenya sudah beda gunakan nexthop menuju gateway isp2, catat dan simpan di 'otak'. dst...... ini belum termasuk netfilter/iptablesnya: iptablesnya sendiri mudah (krn kita pakai fungsi NAT saja), aktifkan saya fungsi NAT iptables -t NAT -A POSTROUTING -o eth0 -s 192.168.1.0 -j SNAT --to 192.168.1.2 iptables -t NAT -A POSTROUTING -o eth1 -s 172.16.1.0 -j SNAT --to 172.16.1.2 jadi prosesnya: 1. paket dr client 2. masuk ke router 3. masuk ke netfilter 4. masuk ke routing system 5. kembali ke netfilter 6. ke internet 7. receive dr internet 8. keluar ke netfilter 9. keluar kerouting system 10. keluar ke netfilter lagi 11. sampai di client referensi (buat yg lain yg mau belajar ttg hal ini): 0. linux router (ini sih paling penting terutama kernel 2.4 yg yahud dlm routing) 1. semua ttg static routing (alternative routing, gateway as routing key, dll) 2. iproute2 (seperti yg sudah mas yudhi kuasai tp kurang kreatif), terutama 'nexthop' dan 'weight' (jadi ini bisa diatur load balancingnya dng command weight) 3. eql (serial line load balancing) 4. load balancing routing cisco (per packet/per destination) 5. linux virtual server (www.linuxvirtualserver.org) 6. netfilter (netfilter.samba.org) 7. tambahan lain ttg load balancing pada dynamic routing protocol boleh juga ato boleh tidak dibaca. milis (pertama kali hal ini direkomendasikan di milis indonesia, byk sekali yg skeptis dan tak mau tahu, berbeda dng komunitas dibawah ini, bukankah kita semua ingin maju dan memuai?): 1. [EMAIL PROTECTED] (iptables) 2. [EMAIL PROTECTED] (lartc / iproute2 / etc) 3. Julian Anastasov pertama kali merekomendasikan penggunaan nexthop pada iproute2 ini (gua lupa webnya, email: [EMAIL PROTECTED]), dlm diskusi milis juga. "the belief in limits create limiting people" wass, harry nb: ada catatan dr contoh eksperimen anda tsb sblmnya,kita juga bisa memanipulasi koneksi kabelvision personal (yg murah) + analog modem dng menjadikannya web server/mail server yg memiliki public ip (dlm topik beda saja kita bahasnya). -- Utk berhenti langganan, kirim email ke [EMAIL PROTECTED] Informasi arsip di http://www.linux.or.id/milis.php3

