From: "Anthony Fajri" <[EMAIL PROTECTED]> Sent: Wednesday, September 18, 2002 9:39 AM
> #gentoo linux > image=/boot/vmlinuz > label=gentoo > root=/dev/hdc > append=" devfs=mount" > read-only > > #debian linux > image=/boot/vmlinuz > label=debian > root=/dev/hda > append=" devfs=mount" > read-only > > cuman... masalahnya... > kalo saya dulu... > setelah masuk ke linux yg di-install terakhir... > kernel panic.... > mungkin itu karena aku pake 1 harddisk.... :)) Masalahnya adalah: anda menggunakan kernel linux yang diinstal pertama (gentoo) untuk booting ke linux yang kedua (debian). Sedangkan masing2 distro kan punya config yang berbeda di kernelnya, selain itu kernel kan ada additional module yang perlu di load dari distro, dan itu tidak disupply oleh distro yang kedua. Masalah ini bisa diselesaikan dengan mengganggap distro kedua sebagai O/S non linux. Dengan begitu setelah melewati LILO di distro pertama, maka anda akan dihadang oleh LILO dari distro kedua. Saya pernah menginstallkan Windows, 3 Distro dan FreeBSD dalam 1 komputer (2 HDD) dan semua bisa boot dengan lancar. Cuma sayangnya HDD tersebut sudah diformat lagi, jadi saya tidak bisa memberikan contoh lilo.conf-nya Salam, Johny. -- Utk berhenti langganan, kirim email ke [EMAIL PROTECTED] Informasi arsip di http://www.linux.or.id/milis.php3

