michel ingkiriwang writes: 

> halo para admin....
> saya mau tanya.. saya baru baca katanya untuk lebih
> aman service seperti ftp, http dan sebagainya lebih
> baik ditaruh di chroot , nah itu maksudnya apa ya?dan
> cara konfigurasinya bagaimana ya?(mungkin contoh untuk
> ftp) apa keuntungannya?oya ada yang bisa bantu saya
> nga untuk setting anonymous untuk server wu-ftp,
> tolong ya... oya satu lagi boleh ya saya pake redhat
> 7.3 dan saya mau compile ulang kernel saya kog nga
> bisa ya?setiap saya selesai make config kemudian saya
> make depend dan make clean mau kemudain setelah itu
> saya make bzimage nga mau ada error waktu wrting
> filenya... tolong ya apakah saya harus install rpm
> yang lain agar bisa compile kernal? thanks atas
> perhatiannya maklum newbie nih...
> Salam
> Michel

Kalo suatu servis misal http, ftp, atau DNS dikonfigurasi dan dijalankan 
pada lingkungan chroot maka program dari servis tsb (daemon) akan berjalan 
pada direktori yang seolah-olah root direktori dari sistem, maka si daemon 
nggak bisa mengakses file diluar direktori lingkungan chroot.
Keuntungannya jika terjadi eksploitasi terhadap daemon tsb (eksploitasi 
bug/vulnerabilities), tidak akan merambah ke filesystem utama, hanya pada 
direktori yg dibuat lingkungan chroot saja (membatasi akses).
Konfigurasinya tergantung program daemon yg anda pake, lihat manual/doc.
Selain menggunakan chroot biasanya dikombinasi dengan konfigurasi program 
daemon untuk berjalan sebagai non-root.
Contoh konfigurasi wuftpd bisa diliat di situsnya http://www.wu-ftpd.org. 

Untuk kompile kernel, liat Kernel-HOWTO 
<http://www.tldp.org/HOWTO/Kernel-HOWTO.html> dan doc/man yg berhub. 

Iwan Setiawan 


-- 
Utk berhenti langganan, kirim email ke [EMAIL PROTECTED]
Informasi arsip di http://www.linux.or.id/milis.php3

Kirim email ke