On Wed, Oct 23, 2002 at 10:01:59AM +0700, Arief Yudhawarman wrote: > Kan bisa diatur tarpitcountnya 10 atau 25 :-) per rfc, smtp server harus mau menerima 100 recipients per session. dengan tarpit, kemungkinan timeout (dengan recipient sejumlah itu) semakin besar -> tempfail -> diretry -> dst.
> Qmail saya tidak open relay kok. > Kan ada kontrol ip mana saja yg boleh relay. ya. penjelasan saya yang sebelumnya kurang :-) lupa harus memikirkan hal-hal yang paling sederhana dulu ha..ha.. maksud saya, ada potensi input-relay (open relay, karena mesin anda menerima relay dari mailserver yang open relay). tapi sebenarnya, sebelum melangkah ke dugaan di atas, pastikan dulu mail tidak berasal dari mailserver. dari stamp received header di mail anda yang lain, jelas terlihat bahwa ada 'client' anda yang nakal kirim spam (sengaja atau tidak). meskipun qmail secure :-) tidak ada salahnya kalau anda tidak menggunakan uid 0 sewaktu menjalankan qmail-smtpd. dan jangan lupa membatasi memory usage (pakai ulimit atau softlimit dari daemontools). > Berarti user dr ip yg allowed tsb bebas menulis alamat > From-nya asalkan domainnya ada, if not akan diblock > oleh qmail (mfcheck). benar. > Just curious bagaimana caranya agar bisa > seperti telkomnet instan ? Pacth apa yg perlu ditambahkan > ke qmail ? he..he.. ingin tahu caranya atau ingin tahu kenapa sampai ada yang begitu lugunya menerapkan cara seperti itu yang katanya untuk antispam (j/k). banyak jalan menuju roma, tapi kalau anda memisahkan inbound dan outbound smtp (orang kita lazim menyebut mx dan smtp), ini jadi mudah sekali, bisa pakai 'goodmailfrom' di outbound smtp. untuk memfilter (rfc2822) header 'From:' bisa digunakan qmail-qfilter (mail filter). Salam, P.Y. Adi Prasaja -- Utk berhenti langganan, kirim email ke [EMAIL PROTECTED] Informasi arsip di http://www.linux.or.id/milis.php3

