06/11/2002 19:33:42, Rio menulis:

>> iptables -I INPUT -s 203.0.0.0/8 -j REJECT untuk sementara waktu ;)
RM>  ip  203.x.x.x itu subnet yang sangat besar sekali ... class A loo

192.0.1.0 - 223.255.255.0 mah class C atuh (kata buku).

RM> gimana tanggapan rekan2 sekalian ? apakah memang port 143 ini (IMAPD)

Iya  nich,  saya pikir juga port 443. Kalo gak salah penulis detik itu
bersumber  dari  pihak  lain.  Port  143  saat  ini  belum  heboh  ada
exploitnya. Seharusnya penulis itu konfirmasi dulu ke milis ini ya. :)

Secara  umum, biasakan admin untuk memprotek servis2 yg sifatnya tidak
buat  publik,  misalnya  ssh,  pop3,  imap,  ftp, dst. Buat publik itu
biasanya  hanya  smtp,  http,  https  dan dns. Biasakan untuk akses ke
server  melalui  IP yg sudah dikenal, misalnya dari ISP tertentu, atau
tek-tok dulu lah dari salah satu host.

Jadi filteringnya bisa spt ini (misalnya hanya dari CBN):
iptables -A INPUT -p tcp --dport 22 -s ! 202.158.0.0/16 -j REJECT

Tertanda,
Ogud



-- 
Utk berhenti langganan, kirim email ke [EMAIL PROTECTED]
Informasi arsip di http://www.linux.or.id/milis.php3

Kirim email ke