Tak ambilkan dr artikel ttg remote konsol serial: Pendahuluan -----------
Konsol lewat serial adalah konsep yang sudah dimiliki oleh sistem UNIX sejak lama. Dengan konsep ini maka user dapat melakukan interaktiv dengan sistem UNIX tanpa harus mempunyai keyboard atau monitor. Yang kita butuhkan hanyalah sebuah kabel null-modem. Tentu saja hal ini tidak terlepas dengan kekurangannya seperti, relativ lambat dan tidak dapat memanfaatkan interface GUI. Lalu buat apakah sebenarnya konsol lewat serial ini? Pada beberapa aplikasi, dimana tidak dibutuhkan interaktiv yang intensif dan komplex maka konsep ini dapat diterapkan. Contohnya adalah pada sistem embedded, dimana ukuran dari sistem dibuat seminim mungkin. Dengan null-modem ini, pada kepanjangan 100 meter pun kita masih dapat menggunakannya dengan kecepatan sekitar 9600 bps. Sebelum kita membahas lebih detail cara mensetup konsol serial ini, ada baiknya kita tahu tentang konsol itu sendiri. Tentang konsol dan konsol virtual --------------------------------- Pada sistem Linux PC, yang dimaksudkan dengan konsol biasanya adalah monitor dalam mode text. Konsol ini mengemulasikan sebuah terminal dengan tipe "Linux". Pada saat proses booting, kebanyakan message dari sistem akan dikirimkan ke konsol, sehingga kita bisa melihatnya secara langsung pada monitor. Setelah proses booting selesai, kita dapat melihatnya dengan memanfaatkan perintah dmesg. Dipandang dari sistem operasi Linux, konsol adalah termasuk salah satu divais karakter dengan nomor major 5 dan nomor minor 1. Konsol ini mempunyai file divais /dev/console. Konsol ini disebut juga konsol real untuk membedakannya dengan konsol virtual. Konsol virtual adalah juga divais karakter yang mempunyai nomor major 4 dengan file divais /dev/ttyn dimana n adalah nomor minor. Linux mengenal keseluruhan 63 konsol virtual dengan nomor minor dari 1 sampai 63. Sebenarnya masih ada satu lagi konsol virtual dengan nomor minor 0 dan dengan file divais /dev/tty0. Divais ini tidak dimasukkan kedalam keluarga konsol virtual, karena secara default divais karakter ini adalah sama dengan divais karakter konsol real. Dengan kata lain, secara default keluaran ke /dev/console akan dialamatkan ke /dev/tty0. Tentu saja konsol real ini dapat di-redirect atau diarahkan ke divais karakter lainnya. Tidak hanya itu, bahkan keluaran dari konsol ini dapat diarahkan ke beberapa tipe divais sekaligus, seperti ke divais konsol virtual, divais serial atau divais video. Caranya adalah dengan menambahkan opsi baris perintah pada kernel seperti berikut: console=device,options dimana: device adalah ttyn untuk konsol virtual ttySx untuk port serial lp0 untuk port parallel yang pertama options yang tergantung pada jenis divaisnya. Pada port serial mempunyai format BBBBPN dimana BBBB adalah kecepatan port, P adalah nilai dari parity (n,o atau e) dan N adalah jumlah bit yang dipakai. Secara default parameter options mempunyai nilai 9600n8. Jika konsol disetup untuk diarahkan ke beberapa tipe divais, maka keluaran dari konsol ini juga akan nampak pada semua divais. Namun pada perintah open ke /dev/console maka hanya divais terakhir dalam list saja yang akan dibuka. Berikut adalah contoh baris perintah pada kernel yang mengarahkan divais konsol ke konsol virtual dan port serial: console=ttyS1,9600 console=tty0 Perintah di atas dapat ditambahkan pada file konfigurasi LILO atau langsung sebagai parameter sebelum kernel di-booting. Sebagai catatan tambahan, beberapa BIOS yang baru sudah mendukung proses redirect pada level BIOS. Dengan demikian, message dari BIOS pun akan diarahkan ke terminal yang di-redirect. Jika belum ada dukungan dari BIOS, maka message dari BIOS hanya akan ditampilkan di monitor dan tidak ke terminal yang di-redirect. Bagaimana cara mengarahkan konsol ke port serial, akan kita bahas di bagian selanjutnya secara lebih detail. Konsol Lewat Serial ------------------- Untuk bisa mendapatkan konsol serial, pada prinsipnya ada dua cara yang dapat dilakukan. Pertama, dengan melakukan redirect konsol ke port serial. Kedua, dengan melakukan setting program getty agar menstart proses login pada port serial begitu kernel selesai di-booting. Tergantung dari distro Linux yang anda gunakan, program getty ini mempunyai alternatif lain seperti agetty atau mgetty. Penting adalah, bahwa program ini harus mendukung port serial. Penulis sendiri menggunakan distro Debian, dan menggunakan getty untuk tujuan tersebut. Redirect konsol ke port serial ------------------------------ Sebelumnya anda harus yakin, bahwa kernel pada sistem anda sudah mendukung port serial secara built-in dan bukan secara module. Selain itu pembahasan pada artikel ini mensyaratkan kernel versi 2.2 ke atas. Seperti disinggung sebelumnya, di sini secara prinsip koneksi ke divais /dev/console akan di-redirect ke divais lainnya, bisa ke konsol virtual ataupun ke port serial. Caranya adalah dengan menambahkan parameter pada kernel. Di sini akan diperlihatkan cara mensetup agar konsol di-redirect ke port serial dengan menambahkan parameter pada file konfigurasi LILO /etc/lilo.conf. Pada bagian global harus ditambahkan baris berikut: serial=0,9600n8 Baris di atas akan memerintahkan agar port serial 0 dibuka dengan setting 9600n8, yang berarti kecepatan 9600 baud, tanpa parity-bit dan menggunakan data sebesar 8 bit. Pada bagian kernel yang akan diaktivkan, kita tambahkan baris seperti berikut: append="console=ttyS0,9600n8" Dengan perintah pada baris di atas, maka koneksi divais /dev/console akan di-redirect ke port serial /dev/ttyS0. Penting, bahwa setting port serial dari kedua baris di atas haruslah sama! Konsol serial sebagai terminal ------------------------------ Jika anda ingin melakukan aktivitas interaktiv tanpa harus menggunakan keyboard dan monitor, maka salah satu solusinya adalah memanfaatkan port serial sebagai remote konsol. Karena fasilitas ini biasanya sudah harus ada, begitu sistem operasi selesai di booting, maka proses setting harus dilakukan pada proses init dengan menambahkan baris perintah pada file inittab. Berikut disertakan contoh baris untuk menggunakan port serial COM1 sebagai konsol serial: S0:23:respawn:/sbin/getty -L ttyS0 9600 vt100 Jika anda masih ragu cara menggunakan program getty atau sejenisnya, maka bantuan lewat man getty akan sangat membantu. Pada baris di atas, kita menggunakan port serial dengan kecepatan 9600 baud, dimana protokol hardware maupun software tidak dipakai, karena penulis menggunakan kabel null-modem yang hanya memanfaatkan pin TxD, RxD dan Ground saja. __________________________________________________________________ Gesendet von Yahoo! Mail - http://mail.yahoo.de M�chten Sie mit einem Gru� antworten? http://grusskarten.yahoo.de -- Utk berhenti langganan, kirim email ke [EMAIL PROTECTED] Informasi arsip di http://www.linux.or.id/milis.php3

