hallo.. port 53 (dns) dibuka atau gak tergantung case. 1. mail-server kamu kirim ke recipient dengan kekuatan sendiri (maksudnya e-mail2 dikirim langsung dari mail-server kamu ke masing2 recipient), maka port 53 harus dibuka. kalo gak dibuka gimana e-mail yang dikirimkan itu bisa ketemu ama mail-server yang dituju, sedangkan di field 'to:' kan ditulis dalam bentuk nama alamat e-mail recipient. 2. mail-server kamu kirim ke recipient dengan tembak ip ISP kamu dulu (maksudnya e-mail2 direlay terlebih dulu ke mail-server/MXserver yang di ISP, dari sana baru diteruskan lagi ke masing2 recipient), maka kamu gak perlu buka port 53 (DNS). itu yang aku tahu, dan aku setting di firewallku untuk mail-serverku yang berada di belakang firewall dengan port 53 dibuka.mail-serverku kirim e-mail2nya dengan kekuatan sendiri.port 53 ditutup, mail-mail yang dikirim jadinya tak terkirim, abis gak ketemu alamat yang ada di masing2 e-mail. =) semoga membantu... ciao regards,
arko sasongko > > Hallo, semuanya, > > > > Saya mau memasang mail server(qmail) dibelakang firewall. Yang ingin saya > > tanyakan: jika saya menggunakan iptables, port berapa yang harus saya > > forward untuk mengirim dan menerima e-mail? > > Untuk kirim pake port smtp(25), iya kan? Kalo untuk terima yang saya > > bingung? Trus apa itu MX? apakah port 53 harus saya forward juga? mestinya cukup port smtp dan pop3 dibuka agar bisa diakses dari luar. port 53 (dns) mestinya nggak perlu, kecuali anda menjalankan dns sever sendiri di belakang firewall. salam arif ------------------------- http://www.pasarlinux.com --------------------------------------------------------------------- To unsubscribe, e-mail: [EMAIL PROTECTED] For additional commands, e-mail: [EMAIL PROTECTED]

