At 06:05 AM 5/29/03 +0700, adi wrote:
>On Wed, May 28, 2003 at 11:27:46PM +0700, Yulian F. Hendriyana wrote:
>> seinget saya target harus diakhiri /, misal $HOME/Maildir/
>> tapi parameter sebelumnya lupa (yg ngasih tahu supaya procmail
>> deliver sbg format Maildir, bukan mbox)
>
>Ya sudah, gitu saja :-) asal procmail sudah support maildir.
>Cuman, biasanya orang pakai $DEFAULT untuk menangkap yang tidak
>masuk rule(s) di atasnya, sedang $MAILDIR dipakai sebagai default
>folder:
>
>MAILDIR=$HOME/Mail/
>DEFAULT=$HOME/Maildir/
>:0
>* ^Delivered-To: mailing list [EMAIL PROTECTED]
>linux-admin/
>
>maka kalau match rule linux-admin di atas, mail akan disimpan 
>di:
>
>~/Mail/linux-admin/
>
>lainnya akan disimpan di:
>
>~/Maildir/
>

MAILDIR = environment variable (di procmail) yang menunjuk 
ke direktori di mana mailbox disimpan. 
maildir = format mailbox qmail  di mana setiap pesan email 
disimpan dalam satu file tersendiri.

Dari contoh:

>:0
>* ^Delivered-To: mailing list [EMAIL PROTECTED]
>linux-admin/

kuncinya ada pada "/" pada baris "linux-admin/". (ini parameter 
yang dimaksud oleh Yulian F.)  
"/" memberitahukan procmail agar format mailbox yang
digunakan adalah format maildir. Sedangkan bila tanpa "/"
berarti format yang digunakan adalah format mbox. 
Bila ingin menggunakan format maildir sebaiknya gunakan
procmail 3.22 
Juga kalau menggunakan maildir Courier IMAP mesti 
ditambahkan "." sehingga menjadi ".linux-admin/".

Salam,
Rudy



---------------------------------------------------------------------
To unsubscribe, e-mail: [EMAIL PROTECTED]
For additional commands, e-mail: [EMAIL PROTECTED]

Kirim email ke