On Sunday 24 August 2003 10:02, Lulus Wijayakto wrote: > On Jum, 2003-08-22 at 03:29, Wahyu Wijanarko wrote: > > Klo gak salah, > > Yang bayar itu klo kita mau kontak supportnya > > klo RedHatnya sendiri gratis > > Kalo nggak salah redhat ada yang kaga gratis seperti linux redhat AS, > ES, ama redhat 9...... > > wassalam
Mesti dibedakan antara lisensi Linux itu sendiri yang berada di bawah GPL (General Public License) dengan RedHat yang menjalankan suatu bisnis. Keterangan tentang GPL ada di COPYING atau License Agreement dari masing-masing software. Satu bagian saya kutip dari GPL: We protect your rights with two steps: (1) copyright the software, and (2) offer you this license which gives you legal permission to copy, distribute and/or modify the software. Kalimat "... gives you legal permission to ...." saya pikir sangat jelas, sehingga untuk [EMAIL PROTECTED] (yang posting pertama) tidak perlu ada kekhawatiran atau keraguan untuk menggunakan berbagai versi Linux apakah itu dari Redhat ataupun dari distro lain. Redhat sendiri cukup berhati-hati dengan hanya menyertakan atau mengintegrasikan software GPL dalam CD mereka. Di lain pihak, kita juga punya pilihan untuk membeli CD asli dari Redhat (atau distro lain). Di sini yang kita bayar bukanlah lisensi dari software GPL tersebut, melainkan biaya cetak CD, biaya cetak manual, dus dan tentunya service dan support yang diberikan oleh Redhat. Kalau kita tidak memerlukan itu semua, bisa pilih jalur download/pinjam/copy. Ini perbedaan dengan M$, misalnya, di mana dalam lisensi OL yang dibayar adalah benar-benar lisensinya (perlu media alias CD-nya? ....Oh, tambah US$29 :-) Regards, Rudy -- Berhenti langganan: [EMAIL PROTECTED] Arsip dan info: http://linux.or.id/milis.php

