On Friday 29 August 2003 20:47, Denni Pidono wrote: > > > gak ada hubungannya sama telnet > > > ini artinya belum ada mta (postfix/sendmail/qmail) yang running > > > > Ops.. > > Kemarin, pernah saya langsung install qmail (turorial dari Mr. Asfik), > > dan ketika dijalankan qmailnya berhasil, tetapi ketika disuruh test > > TELNET hasilnya > > [EMAIL PROTECTED] /root]# telnet localhost 25 > > Trying 127.0.0.1... > > telnet: Unable to connect to remote host: Connection refused
coba ikuti lagi petunjuk waktu instalasi qmail berarti si qmailnya blom listening/blom up > > Wah kalau 'nggak bisa telnet, gimana mau berjalan sebagai mail server > > (pikirku) > > Akhirnya saya install ulang DAN sekarang mau memastikan dulu TELNET-nya > > bisa running. once again, yang masalah bukan telnetnya Telnet tuh ada 2 macam : - Telnet Server => daemon yang listening di port 23, agar linuxbox bisa ditelnet (remote login) - Telnet Client => Aplikasi (command) telnetnya itu sendiri Pada kasus di atas, anda telnet localhost 25, artinya mencoba telnet (CLIENT) ke port 25 atau server SMTP (Simple Mail Transfer Protocol) dan BUKAN ke telnet server, dimana apps yang listening di port tsb (port 25) dalam kasus ini adalah qmail. Kalau connection refuse, artinya si qmail blom running dan blom listening pada port tersebut. biar makin bingung: coba liat apakah sudah ada yang listening di port 25 tersebut dengan command netstat (walaupun pada kasus di atas udah jelas blom ada yang listening) $ netstat -atun |grep LISTEN -- A r j u n a Find Love, I Must -- Berhenti langganan: [EMAIL PROTECTED] Arsip dan info: http://linux.or.id/milis.php

