> From: Andrean [mailto:[EMAIL PROTECTED]
> Dear all,
> Saya baru selesai install mandrake 9.1 dan rencananya ingin saya
jadikan
> sebagai domain controller (domaii logon) bagi client2 win98 dan juga
> client redhat 9.0
> 
> Namun sebelum konfigurasi samba di mandrake 9.1 (lewat samba
tentunya),
> ada hal yang ingin saya tanyakan yaitu :
> 1. Agar dapat menjadi domain controller, perlukah kita mengkonfigurasi
> DNS terlebih dahulu?
Sebenarnya tidak. Tapi DNS [server] berguna bagi client dalam browsing
network. DNS handling full hostname. Dalam samba, hal ini bisa dihandle
oleh WINS [server], namun tidak meresolve full hostname [eg,
myserver.andrean.com], tapi hanya netbios name [eg, myserver, myclient]
saja. Akhirnya terserah Anda, mau memakai yang mana, DNS or WINS server.

> 2. Sebenarnya ada hubungannya gak sih antara DNS (mis nama domain :
> andrean.com) dengan domain yang tertera di logon client win98, yang
> tentunya menampilkan user name, password dan domain ???
> 
afaik, tidak. Anda bisa saja men-define nama domain [DNS] anda dengan
'andrean.com', namun domain samba dengan nama 'andrean' saja. Walaupun
demikian domain samba bisa juga diberi nama 'andrean.com' juga.
Sebenarnya nama domain samba identik dengan 'workgroup' [internal],
sedangkan nama domain di DNS adalah real top domain name, baik untuk
lokal/private [internal] ataupun sekalian eksternal/public [internet].
> Mohon penjelasannya
> 
cmiiw.
> Regards
> Andrean
yaya



-- 
Berhenti langganan: [EMAIL PROTECTED]
Arsip dan info: http://linux.or.id/milis.php

Kirim email ke