On Fri, Oct 03, 2003 at 10:06:22AM +0700, Ronny Haryanto wrote:
> On 03-10-2003 9:08 AM Arief Yudhawarman wrote:
> > Ada patch atau skrip untuk qmail yg akan membuang email-email
> > ke /dev/null apabila mailbox account email tujuan sudah melampui
> > quota ?
>
> Hah? Untung saya bukan user anda. Hehe.
Lhah, kebanyakan orang malah beruntung punya admin kayak saya :-)
User A: 'Pak, saya ndak bisa ngambil email, di sini lama sekali
bukanya (red: maksudnya download) ?'
Admin : 'Silahkan, bapak ke kantor kami, jangan lupa bawa disket
secukupnya, kami akan download email anda'
(dalam hati: padahal kita-kita juga dialup internetnya.)
User B: 'Saya tidak bisa ambil email, saya lupa passwordnya. Dulu
pernah saya ganti tapi saya lupa'
Admin : 'Baik Pak, saya akan reset password anda ke semula'
User C: 'Pak, saya kok ndak bisa ambil email, padahal internet
bisa konek'
Admin : 'Anda pakai software email apa'
User C: 'MS Outlook (red: bukan outlook express tapi yg bawaannya
MS Office)'
Admin : (dalam hati: wah, di kantor tidak ada yg begitu dan meskipun
saya bisa konfignya tapi bakalan susah kalau s/w-nya tidak
ada di komputer sini.)
'Baik Pak. Nanti akan saya ke tempat bapak untuk bantu
setting email'.
User D: 'Saya terima banyak email, dan kelihatannya email-email
tsb tidak saya perlukan, bisa minta tolong dihapus ?'
solusi 1 untuk user cerdas:
---------------------------
Admin: 'Di situs ftp kami ada s/w magicmail, silahkan anda download
dan baca petunjuknya cara melihat isi mailbox anda. Kami akan
bantu anda cara menghapus email'
solusi 2 untuk user agak cerdas:
--------------------------------
Admin: 'Coba buka webmail dengan account email dan password.
Anda bisa lihat isi email di situ dan hapus yg tidak perlu'
solusi 3 untuk user kurang cerdas (_sipailul_):
-----------------------------------------------
Admin: 'Baik Pak, akan saya hapus emailnya'
# cd /home/popusers/_sipailul_/Maildir/
# rm -f cur/*
# rm -f new/*
Saya ingat pertama kali main internet pakai indosat. Suatu ketika
mailboxnya kena bom email, saya telpon kantor cabang indosat
di kayun (surabaya). Ajaib, tidak ada yg bisa membantu saya,
malahan saya diminta telpon/menghubungi indosat jakarta.
Padahal saya cuman mau menghapus isi mailbox tokh.
Itu zaman saya masih bloon dan belum tahu telnet-telnet
dan linux masih digodok Kang Linus.
>
> Yang manusiawi sih kalo udah mentok quota maka email yg akan masuk
> direject temporarily (code 4xx SMTP). Rata2 MTA yg saya pake udah begitu
> kok behaviournya.
>
> Tujuannya apa kok mau dibuang ke /dev/null? Ingat loh, kalo MTA udah
> accept suatu mail sewaktu SMTP maka si MTA tersebut bertanggung jawab[1]
> supaya mailnya nggak hilang. Kalo dibuang ke /dev/null ya bertentangan
> dong jadinya, kecuali anda melaporkan bahwa emailnya anda buang, which
> doesn't make any sense, mendingan direject di SMTP kalo begitu.
>
> Atau saya salah ngerti maksudnya nih? Mungkin dijawab dulu deh yg
> ditanyain Bung Adi, hehe.
Sudah saja jawab Mas Rony, silahkan dibaca posting saya sebelumnya.
Malah saya cuman nulis pengalaman saya jadi admin hehehe ....
Kadang2 ada gunanya nulis begini, untuk ngilangin suntuk sekaligus
melepas beban...
>
>
> Ronny
>
Salam
~yudi
Untung tidak melayani user kayak Mas Roni, bakalan ditanya MTA,
MUA, RFC sekian, dll ... Malahan gantian saya yg konsultasi :-)
--
Berhenti langganan: [EMAIL PROTECTED]
Arsip dan info: http://linux.or.id/milis.php