Kenapa harus pake iptables ?
sayakan nggak diaktifkan sebagai firewall, server ini saya install unutk 
jalanin aplikasi streaming audio dan video.
Dan option yang saya install di server ini nggak sebagai server dan lebih 
mendekati ke desktop atau video walapun sepesifikasi hardwarenya memang 
enterprise server



On Saturday October 11 2003 15:15, Sofian wrote:
> yang dimaksud membuka disini itu, mengaktifkan servicesnya atau membuka
> dari firewall nya ?
> saya asumsikan membuka firewalnya dari console
> #iptables -A INPUT -p tcp -s 0/0 -d 0/0 --dport 80 -j ACCEPT  // membuka
> port 80 webserver
> #iptables -A INPUT -p tcp -s 0/0 -d 0/0 --dport 21 -j ACCEPT // membuka
> port 21 FTP Server
> #iptables -A INPUT -p tcp -s 0/0 -d 0/0 --dport 22 -j ACCEPT // membuka
> SSH Server
> #iptables -A INPUT -p tcp -s 0/0 -d 0/0 --dport 554 -j ACCEPT //
> Realtime Control Protocol
> #iptables -A INPUT -p tcp -s 0/0 -d 0/0 --dport 4040 -j ACCEPT
> #iptables -A INPUT -p tcp -s 0/0 -d 0/0 --dport 8080 -j ACCEPT
> biasaya port 8080 webcache  diperbolehkan akses dari internal saja,
> untuk itu ada baiknya yang diperbolehkan akses port 8080 hanyal local
> network anda saja.
> #iptables -A INPUT -p tcp -s localnet/anda -d 0/0 --dport 8080 -j ACCEPT
> CMIIW
>
> Pius Iwan wrote:
> >Hi
> >Gemana caranya membuka port pada redhat linux 9
> >Cara membuka dari console dan Desktop (GUI) KDE atau Gnome
> >Port yang ingin saya buka
> >1. 80
> >2 8080
> >3. Port FTP
> >4. Port SSH
> >5. Port 554
> >6. Port 4040


-- 
Berhenti langganan: [EMAIL PROTECTED]
Arsip dan info: http://linux.or.id/milis.php

Kirim email ke