On 2003.10.16_04:17:26_+0000, adi wrote:
> kalau anda perhatikan benar-benar debat soal ini di milis qmail,
> yang ada, hampir 90% tentang personality attack.

because that is the problem. saya sudah terangkan bagaimana hubungan ini
dengan dokumen itu.

> tapi dari pada mbulet, maksud saya gini: adopsi pendapat orang lain
> itu jadi pendapat anda sendiri (tuliskan!) dan anda kemudian mem-
> pertanggungjawabkannya. karena ini bukan soal howto. kalau anda
> lempar ke arsip, make boleh dibilang anda mau cuci tangan.
> kalau pendapat dave salah, anda bisa bilang: yang bilang kan dave,
> bukan saya? he..he..

dari posting balasan saya yang pertama, di mana saya mengatakan bahwa MA
membias, dan lebih menyukai pendapat DS, saya telah mengambil
tanggungjawab penuh terhadap apa yang saya tulis.

ketika diskusi berlanjut, perdebatan telah memasuki point 1, lebih
spesifik lagi, point 1.1 dari dokumen qmail-bugs. jika suatu hari DS dan
DJB salah, bagaimana cara saya cuci tangan selain mengakuinya? Kalau
pake cara Anda, dengan hanya mengatakan itu pendapat DS, jelas tidak 
mungkin.

kalau point 1.1 yang saya debatkan tidak valid, saya juga tidak melihat
dalam diskusi ini Anda menyatakan dengan jelas bahwa Anda
bertanggungjawab terhadap pendapat Anda. Anda juga mau cuci tangan kalau
MA salah?

di posting balasan pertama saya terhadap dokumen qmail-bugs:
1. melemparkan kembali ke arsip adalah point saya agar pembaca bisa
   menilai sendiri mana yang lebih sesuai dan benar.
2. saya menyertai juga pendapat saya, walaupun hanya mengenai pendapat
   orang lain, namun tanggungjawabnya adalah penuh.

perdebatan ini sudah masuk point 1.1, tapi Anda sendiri tidak
menyadarinya.

> pendapat dave yang mana yang benar dan mengapa anda anggap benar.
> tapi sebelumnya jawab dulu pertanyaan saya, biar tidak ngelantur
> ke mana-mana: anda sudah benar-benar baca artikel matthias belum?
> kalau belum baca lah dulu :-) nah .. kalau sudah baca, kalau ada
> yang tidak benar, mana yang tidak benar. ingat kita di sini diminta
> mengomentari artikel matthias, bukan diminta jadi komentator
> milis qmail :-))

saya mengerti kenapa Anda terus menanyakan tentang membaca dokumen
qmail-bugs ke pembaca. saya adalah korban kedua. belum lagi termasuk
asumsi Anda mengenai berapa besar mail server yang pernah, sedang, 
dan akan saya handle. Anda tidak dapat melihat hubungan antara etika,
sikap dan pengaruhnya kepada masalah.

ini menjelaskan sikap arogansi Anda menganggap orang lain belum
melakukan homework-nya.

mana yang tidak benar? pertanyaan yang konyol sekali. saya sudah
menuliskan tentang apa yang saya anggap tidak tepat. Anda sepertinya
hanya menjawab sebagian dari pertanyaan, dan menanggapi sebagian dari
pernyataan saya.

saya sudah menjelaskan bagaimana saya sudah berpendapat, tentang point
1.1, tapi Anda sendiri belum memberikan bukti di mana salah Russell
Nelson, sehingga Anda menuduhnya membela qmail secara buta, karena
hidupnya tergantung qmail? Anda menuliskan bahwa Anda akan buktikan
kalau saya juga berargumen?

bagaimana mau progress kalo point 1.1 saya, ditanggapi dengan "bukan
pendapat"?

ayolah.. Anda setuju bahwa pembaca berhak menentukan sendiri setelah
membaca opini dari MA dan DS bukan (dari post terdahulu)? Terus 
keberatan Anda terletak pada "pendapat" saya yang mengatakan MA 
membias? Betul kan? Kenapa Anda kembali mengatakan bahwa saya 
tidak berpendapat, even setelah saya sodorkan argumen untuk point 1.1?

> soalnya dari kemarin, yang dari anda isinya soal kepribadian,
> motivasi, misi, visi dll. kita admin, kebanyakan, ndak butuh
> topik itu.

ga salah nih? seorang admin yang tanpa etika dan kepribadian yang baik
bisa jadi ancaman buat perusahaan. membaca email orang lain, menjual
data perusahaan, and seterusnya. hmm.. Anda tentunya bukan orang yang
disebutkan di atas. tapi sebaiknya Anda mengetahui hubungannya. Tentang
pembahasan etika itu sendiri di milis ini, memang tidak cocok.  Tapi
tentang hubungannya, masih relevan.

bersikap paranoid, teliti, juga bagian dari kepribadian yang sering
ditunjukkan oleh admin yang satu ke admin yang lain, jika admin yang
lain didapaati kurang teliti dan paranoid. dalam hal security, misalnya.

dan itu terjadi setiap harinya di milis ini...

> > > walaupun kemampuan baca sudah banyak menurun, tapi saya mengikuti
> > > milis qmail dari hari ke hari :-)
> > 
> > what are you trying to prove?
> 
> tidak ada toh? kan saya disuruh baca arsip. dan itu jawaban
> saya.

what are you trying to prove, again? membaca milis qmail tiap hari tidak
melepaskan Anda dari tanggungjawab untuk mencari dan mereferensi arsip.
tidak ada orang yang dapat mengingat seluruh isi arsip qmail, let alone
tanggal posting, threading, dll.

> > Salah tempat adalah suatu kesalahan.
> 
> salah tempat ... atau apalah .. TIDAK ada kaitannya dengan
> qmail (bugs). sekali lagi, kalau anda tertarik membahas soal
> sikap, motivasi lebih baik minta saja dibuatkan milis linux-sikap,
> linux-motivasi, atau untuk di atas linux-salah-tempat :-)

memang tidak ada. tapi kalo ngotot, ada kaitannya. saya jelaskan lagi:
MA bilang cara DJB salah. DJB dan DS membalas bahwa cara mereka begini.
Ada lubang dalam cara itu? Ya, dokumentasi, menurut MA. Tapi menurut DJB
dan DS, itu adalah tugas admin, dengan memaparkan contoh tentang
resource usage di UNIX. terus, masih ada lubang? Ya, menurut MA, karena
qmail tidak ikut Postfix way, dan tidak menerima pendapat orang lain.

padahal, dari awal, lubang yang ditunjukkan itu adalah "kelalaian
admin", bukan qmail.

sudahkah Anda melihat hubungannya?

sekali lagi, memang haknya MA untuk tetap publish informasi itu. dan
itulah yang saya anggap membias. menurut DJB way, tidak ada lubang. tapi
menurut MA sebaliknya, sampai difix sesuai kemauan MA. Sekarang yang
tidak mengerti alasan dibuat dan desain qmail, kenapa harus melimpahkan
kesalah pada qmail sendiri?

> yang ditanyakan adalah artikel matthias, bukan debat matthias di
> milis qmail, walaupun sebenarnya itu pun tidak bisa begitu saja
> anda buat snapshot-nya seperti di atas. karena itu semua proses,
> dengan diskusi orang bisa berubah, termasuk matthias, djb, saya,
> anda.

debat di milis qmail ada relevansinya dengan dokumen qmail-bugs.
MA bilang: Hai DJB, anak Anda qmail seharusnya berpakaian dengan cara
saya. DJB bilang: ia tampak perfect, dengan pakaian ala saya. Walaupun
dengan semua itu, MA tetap bilang: sebelum Anda fix anak Anda untuk
berpakaian seperti saya, atau Anda mencantumkan kenapa anak Anda harus
berpakaian seperti Anda, saya akan publish terus dokumen ini. 

Itulah sebabnya Point 1.1, masih ada sampai sekarang... :)

> ada 1 juta orang anda jelek-jelekan di seribu paragraf, saya tidak
> perduli. asal, minimal ada 1 paragraf yang menyebutkan artikel
> matthias mana yang salah :-)

that's not the point. point saya adalah, saya mengemukakan pendapat
saya, dan karena pendapat itu pro DS, maka kedengarannya
menjelek-jelekkan MA. Pertanyaan saya jelas, bagaimana cara mengemukakan
pendapat saya tanpa menjelek-jelekkan MA? 

Anda boleh pakai cara Anda, kemukakan pendapat Anda tanpa
menjelek-jelekkan DS, DJB dan qmail? mungkin saya bisa belajar dari
Anda?

minimal? untung ada arsip. Baca kembali posting saya terdahulu, yang
sempat saya singgung juga di mail ini.

> ok kita sudahi saja ya membahas Si Matthias yang Malang. Kita
> beralih langsung membahas artikel yang ditulisnya saja. Lebih
> sip kayaknya.

atau DS, DJB dan qmail yang malang?

dari awal sudah. Point 1.1 adalah posisi kita, jika Anda masih juga
belum sadar.

-- 
H. D. Lee


-- 
Berhenti langganan: [EMAIL PROTECTED]
Arsip dan info: http://linux.or.id/milis.php

Kirim email ke