"L" pada KPLI
Pagi-pagi ini (mungkin di Indonesia siang..) saya kaget membaca polemik di
milis aktivis berkaitan dengan penamaan KPLI dan Jakartasentrisme..8-)
Posting saya di sini tidak bermaksud memihak manapun, tetapi hanya ingin
mendorong dan memfokuskan tenaga kita demi tujuan KPLI itu sendiri. Demi
kemajuan kerja sama kita.
Huruf "L" pada KPLI berarti Linux (ini pasti), dengan kata lain sedapat
mungkin pelaksanaan keorganisasian dan lainnya di"semangati" oleh huruf
"L" ini. Kata lainnya adalah "kolaborasi" dan "keterbukaan". Polemik yang
disampaikan secara terbuka dan dibicarakan secara terbuka merupakan suatu
hal yang sangat positif dalam hal ini.
Kembali lagi pada polemik ini, yang muncul ketika ada posting KPLI Jakarta
yang memakai nama KPLI. Terlepas dari debat permasalahan nama tersebut,
seharusnya KITA HARUS LEBIH CONCERN PADA ISI dari posting tersebut
(seingat saya berupa komentar ttg anti pembajakan). Apakah seluruh KPLI
mendukung "ISI POSTING ITU ?"
Menurut saya bila suatu KPLI (Jakarta, Bandung, atau manapun) untuk suatu
event yang dapat memberikan dampak besar terhadap perkembangan Linux (si L
di huruf KPLI), boleh-boleh saja membawa nama KPLI (thok). Jadi
permasalahan menjadi siapa yang memiliki inisiatif untuk memberikan
"dampak besar" (ingat kita saat ini berkejar-kejaran dalam pengaruh
media... suka atau tidak..), sehingga dampak membawa nama "se -Indonesia"
akan sangat besar sekali.
Karena pengaruh "gaung" KPLI dengan KPLI xxxx akan berbeda sekali di media
massa. Kalau KPLI Jakarta, atau Bandung, atau Ujung Pandang, yang
merelase suatu pernyataan atau komentar dg membawa nama KPLI (thok),
gaungnya akan BESAAAR, karena seakan-akan seluruh INDONESIA. Kita
bermain dengan media kali ini.
Memang KPLI Jakarta sudah memulai akfif mengeluarkan PRESS RELEASE
(seperti Y2K, Anti Pembajakan) dengan membawa nama KPLI (thok), Hal ini
dengan pertimbangan bahwa dampak yang ditimbulkan seakan-akan seluruh
KPLI yang mengeluarkan statement ini.
(Kasusnya sama seperti Linux International yang merelease sesuatu...khan
kesannya seperti semua Linuxer dan termasuk Linux Indonesia..,gaungnya
lain...8-)
Bila semua ini demi tujuan memajukan Linux, tentu kita semua akan
sependapat bahwa hal tersebut positif. Pikiran bahwa pemakaian nama KPLI
(tanpa embel-embel) oleh KPLI setempat dengan tujuan "take the credit"
sebaiknya kita hindari. Sehingga mari kita berlomba-lomba melihat "issue
local" setempat dan kita beri "pandangan" dan kita release sebagai
pendapat "KPLI" (thok).. ini akan memberikan dampak yang besar, sehingga
seakan-akan, KPLI itu memiliki awareness yang besar terhadap seluruh
masalah di seluruh daerah (walaupun tidak ada KPLI Pusat...8-).
Bila perlu issue seperti ANTI PEMBAJAKAN (press release KPLI Jakarta yang
memakai nama KPLI), dan bila kita setuju dengan isinya. Malah kita
sebar-luaskan, tambahkan di bawahnya nama KPLI xxxxx.
Nah ini yang harus kita "tingkatkan" awareness terhadap masalah local, dan
keluarkan statement dg nama KPLI (thok !!!). Memang koordinasi perlu
dilakukan misal setelah merelase (atau sebelum merelase) di kirim dahulu
ke linux-aktivis. Banyak masalah lokal yang dapat kita tangkap dan kita
releaase sebagai statemen KPLI (thok).
Saat ini kita harus lebih pintar menyiasati media. Karena jalan masih
panjang. Tantangan masih banyak. Launchin Windows 2000 di depan mata,
dan nampaknya beberapa pihak tidak main-main untuk mempromosikan (bila
perlu menghadang Linux).
Satu kunci adalah kita bersatu, dan memakai strategi yang memberikan
dampak terdengar LUAS. Kondisi sentralisme Jakarta jangan hanya dianggap
sebagai situasi yang "buruk" tapi kita seharusnya bisa memanfaatkan demi
kemajuan Linux se Indonesia... (misal demo rame-rame di jakarta..
dampaknya akan luas.. dan sampai ke mana-mana..he.he.eheh.). Misal KLUB,
BULUX, KPLI Jakarta rame-rame di Jakarta mengadakan event. Terus terang
secara pribadi saya "belum puas" dengan pola kolaborasi antar KPLI yang
kita lakukan. 8-).
Misal bagaimana persiapan Linux Demo Day.. apa yang bisa di"pertukarkan"
antar KPLI.
Saya sendiri menyukai Linux terutama karena sifatnya yang desentralisasi.
Terima kasih....salam hangat dari Jerman
IMW
===========================================================================
I Made Wiryana (0521-106 5328) Universitas Gunadarma - Indonesia
Rechnernetze und Verteilte Systeme http://nakula.rvs.uni-bielefeld.de/made
Universitaet Bielelfeld Check my e-zine :
[EMAIL PROTECTED] http://nakula.rvs.uni-bielefeld.de/majalah
===========================================================================
----------------------------------------------------------------------------
Utk berhenti langganan, kirim email ke [EMAIL PROTECTED]
Informasi arsip di http://www.linux.or.id/milis.php3
Pengelola dapat dihubungi lewat [EMAIL PROTECTED]