gimana nih tanggapan rekan rekan tentang tulisan ini, bahwa kita dianggap
sirik?? karena tak mampu???
-------------------------------------------------
dari : http://dokter.indo.net.id/raksasa.html
Raksasa - Erik Tapan (p1
of 6)
menunggu sponsor dari M$, Lippo atau UPH
______________________________________________________________________
Raksasa bisa bersatu demi kepentingan bersama
Erik Tapan [[EMAIL PROTECTED]]
Salam,
Apa yang Anda bayangkan jika terbaca kata raksasa ?
Bentuk badan yang besar diikuti dengan kemampuan fisik yang sangat
luar biasa.
Dengan kemampuan yang dimiliki tersebut, sangat tidak masuk akal jika
masih memerlukan pihak/kelompok lain untuk melakukan hal yang
diinginkan/dicapai.
Ternyata trend manajemen sekarang sudah berubah total. Para raksasa
menyadari bahwa kerjasama sangat diperlukan demi mencapai tujuan
bersama. Demi kepentingan bersama, trend untuk secara frontal
berhadapan bisa diubah dengan mencari celah-celah yang memungkinkan
bekerjasama demi kepentingan bersama pula.
Selama ini ada paradigma bahwa makin besar suatu kelompok maka makin
maruk kelompok tersebut (bertumbuh menjadi konglomerasi). Artinya,
semua mau dibuat, dikelola dan diproduksi sendiri.
Ternyata hal itu tidak terjadi pada peristiwa kali ini. Berbekal
undangan dari Microsoft Indonesia, berangkatlah saya bersama-sama
rekan wartawan IT ke Universitas Pelita Harapan (UPH) di Lippo
Karawaci. Acara yang dilaksanakan pada tanggal 7 Februari 2000, di
Kampus UPH tersebut merupakan Press Conference dari pihak terkait di
bawah ini.
Pada tanggal 27 Januari 2000 yang lalu, UPH secara resmi telah
menandatangani Microsoft Campus Agreement (CA).
Dengan demikian (menurut Press Release dari MS), UPH menjadi perguruan
tinggi pertama di Indonesia yang melisensi piranti lunaknya melalui
program CA. Bukan itu saja, sebagai AATP (Autorhized Training Program)
(ini "A" yang satu dalam AATP, buat apa yha ? Red.), UPH memberikan
kesempatan seluas-luasnya bagi mahasiswa untuk juga mengambil program
sertifikasi yang dikeluarkan oleh Microsoft sehingga mahasiswa
nantinya setelah lulus dari UPH tidak saja menyandang gelar dan
mendapatkan ijazah jenjangnya, tetapi juga mendapatkan sertifikasi
penguasaan Teknologi Microsoft yang mendapatkan pengakuan luas dari
Selama ini ada paradigma bahwa makin besar suatu kelompok maka makin
maruk kelompok tersebut (bertumbuh menjadi konglomerasi). Artinya,
semua mau dibuat, dikelola dan diproduksi sendiri.
Ternyata hal itu tidak terjadi pada peristiwa kali ini. Berbekal
undangan dari Microsoft Indonesia, berangkatlah saya bersama-sama
rekan wartawan IT ke Universitas Pelita Harapan (UPH) di Lippo
Karawaci. Acara yang dilaksanakan pada tanggal 7 Februari 2000, di
Kampus UPH tersebut merupakan Press Conference dari pihak terkait di
bawah ini.
Pada tanggal 27 Januari 2000 yang lalu, UPH secara resmi telah
menandatangani Microsoft Campus Agreement (CA).
Dengan demikian (menurut Press Release dari MS), UPH menjadi perguruan
tinggi pertama di Indonesia yang melisensi piranti lunaknya melalui
program CA. Bukan itu saja, sebagai AATP (Autorhized Training Program)
(ini "A" yang satu dalam AATP, buat apa yha ? Red.), UPH memberikan
kesempatan seluas-luasnya bagi mahasiswa untuk juga mengambil program
sertifikasi yang dikeluarkan oleh Microsoft sehingga mahasiswa
nantinya setelah lulus dari UPH tidak saja menyandang gelar dan
mendapatkan ijazah jenjangnya, tetapi juga mendapatkan sertifikasi
penguasaan Teknologi Microsoft yang mendapatkan pengakuan luas dari
Selama ini ada paradigma bahwa makin besar suatu kelompok maka makin
maruk kelompok tersebut (bertumbuh menjadi konglomerasi). Artinya,
semua mau dibuat, dikelola dan diproduksi sendiri.
Ternyata hal itu tidak terjadi pada peristiwa kali ini. Berbekal
undangan dari Microsoft Indonesia, berangkatlah saya bersama-sama
rekan wartawan IT ke Universitas Pelita Harapan (UPH) di Lippo
Karawaci. Acara yang dilaksanakan pada tanggal 7 Februari 2000, di
Kampus UPH tersebut merupakan Press Conference dari pihak terkait di
bawah ini.
Pada tanggal 27 Januari 2000 yang lalu, UPH secara resmi telah
menandatangani Microsoft Campus Agreement (CA).
Dengan demikian (menurut Press Release dari MS), UPH menjadi perguruan
tinggi pertama di Indonesia yang melisensi piranti lunaknya melalui
program CA. Bukan itu saja, sebagai AATP (Autorhized Training Program)
(ini "A" yang satu dalam AATP, buat apa yha ? Red.), UPH memberikan
kesempatan seluas-luasnya bagi mahasiswa untuk juga mengambil program
sertifikasi yang dikeluarkan oleh Microsoft sehingga mahasiswa
nantinya setelah lulus dari UPH tidak saja menyandang gelar dan
mendapatkan ijazah jenjangnya, tetapi juga mendapatkan sertifikasi
penguasaan Teknologi Microsoft yang mendapatkan pengakuan luas dari
dunia bisnis international.
Acara tersebut dihadiri pelbagai pihak antara lain :
1. Universitas Pelita Harapan :
+ Rektor, Johannes Oentoro
+ Dekan Fakultas Teknik Industri, Lim Yow Sin
+ dll.
2. Metropollar / Lippo e-Net :
+ Deputy Chairman, Jonathan Parapak
+ Vice President, Warsito Hans Tanudjaja
+ dll.
3. Microsoft Indonesia :
+ President Director, Richard Kartawijaya
+ Cynthia Iskandar, Tina Kardjono, Sumarpung Halim
Seperti yang disebutkan di atas, kepentingan masing-masing misalnya :
penyelenggaraan Campus Digital dari UPH (dengan dibantu PT Multipolar
Corporation), dan pemasyarakatkan produk Microsoft yang legal,
ternyata bisa diramu sedemikian rupa sehingga bisa menguntungkan semua
pihak, termasuk mahasiswa-mahasiswi UPH.
(konsep pemasaran yang patut ditiru bukannya dihujat, kata orang,
sirik tanda tak mampu, Red.).
Pihak UPH bisa memanfaatkan operating system yang saat ini dipakai
pada sebagian besar kantor di Indonesia menjadi sistem operasi yang
bisa digunakan secara legal dalam kampus. Dengan diajarkannya OS ini,
diharapkan mahasiswa UPH yang lulus nantinya bisa langsung menggunakan
piranti lunak tersebut. Dilain pihak Microsoft bisa mengedukasi
masyarakat Indonesia untuk menghargai lisensi.
Dengan adanya kerjasama ini, pihak komunitas UPH bisa memanfaatkan
produk MS secara legal dan harga terjangkau (bagi masyarakat Indonesia
khususnya).
Jika sering mengikuti tulisan saya di pelbagai milis, terutama Mailing
List Management Indonesia, maka terbukti bahwa kita (khususnya
mahasiswa), bisa turut berlegal ria tanpa harus membeli produk yang
mahal.
Jadi tidak ada alasan lagi untuk tidak membeli produk lisensinya M$
(dulu saya pernah menulis hal ini dengan mengatakan bahwa kita
dikibulin oleh pihak luar karena mereka bisa membeli dengan harga
murah, produk yang sama, tetapi kita di sini dipaksa membeli dengan
harga mahal).
Salut untuk Pak Presdir MS Indonesia yang telah memperjuangkan hal ini
agar bisa terlaksana di luar Amerika.
Moga-moga hal ini bisa merembet juga ke luar kampus.
Nggak enak khan bangsa kita dituduh bangsa pembajak.
(Tetapi sebaliknya kita juga harus pintar-pintar donk. Mereka bisa
membeli dengan harga murah, masa' kita disuruh membayar dengan harga
yang mahal, Red.)
Acara diakhiri dengan tour keliling Kampus UPH.
Sayang karena waktu yang tidak mengijinkan, kami hanya diajak keliling
ke lantai satu saja (Laboratorium Teknik Industri).
Jika saya boleh jujur, masih kurang adanya sentuhan kemanusian pada
jalan-jalan yang saya lalui di lantai satu kampus UPH tersebut.
Seandainya gang-gang tersebut dihiasi pelbagai lukisan / kembang
(seperti jalan/gang yang hendak ke lantai 2), tentunya lebih nyaman
bagi para mahasiswa yang hendak kuliah termasuk juga bagi para dosen
dan tamu UPH.
Jika alasan, bahwa kampus di LN pun begitu, itu berarti kita sudah
terperangkap dalam paradigma bahwa di LN begitu maka di Indonesia pun
begitu. Kenapa harus kita ikuti paradigma tersebut ?
Buatlah sesuatu yang lain yang merombak paradigma yang ada.
OK ? (pesan saya buat semua pihak yang membaca tulisan ini).
Saya menunggu gebrakan merombak semua paradigma yang ada.
Biasakanlah berpikir bagai anak kecil tanpa dibatasi oleh kemungkinan
yang tercipta berdasarkan pengalaman kita.
Sekian dan terima kasih telah membacanya.
Homepage rujukan :
Microsoft http://www.microsoft.com/education/
Universitas Pelita Harapan http://www.ph.edu
Lippo/Multipolar (sorry, nggak punya Press Releasenya)
Turut memberikan cendera mata:
PT Sunicodata Cominindo http://www.sunicodata.co.id
----------------------------------------------------------------------------
Utk berhenti langganan, kirim email ke [EMAIL PROTECTED]
Informasi arsip di http://www.linux.or.id/milis.php3
Pengelola dapat dihubungi lewat [EMAIL PROTECTED]