--- "Lukito E. Nugroho" <[EMAIL PROTECTED]> wrote:
> hariansyah darsumo wrote:
> 
> > Tetapi di jogjakarta, tempat dimana saya kuliah.
> Linux
> > sama sekali tdak punya daya untuk berkembang.
> alasan
> > etika dan moral menggunakan windows bajakan tidak
> bisa
> > kita gunakan untuk mengembangkan linux di jogja.
> > mungkin banyak yang empati terhadap moral dan
> etika
> > ini, tetapi berapa persen dari yang yang tidak ?
> > saya memilki 2 teman yang mencoba berusaha
> > mengembangkan linux di jogja. satu mengembangkan
> usaha
> > kursus linux dan satunya lagi membuka usaha
> instalasi
> > linux. tetapi keduanya hanya bisa bertahan dalam
> > bebrapa bulan. mungkin banyak yang berhasil.
> tetapi
> > dari pengalaman kedua teman saya tersebut rasanya
> > sulit untuk mengatakan bahwa linux berkembang
> pesat di
> > jogja.
> 
> Saya juga dari Yogya, kebetulan mengamati fenomena
> yg sama.
> Perkiraan saya, yg kurang/belum ada adalah momentum
> yg
> cukup besar untuk membuat orang sadar akan kelebihan
> Linux
> shg tertarik untuk menggunakannya.
> Masalah harga, di Yogya dan di banyak tempat lain,
> Windows dkk
> juga bisa didapatkan secara sangat murah.

Saya sangat setuju dengan pendapat pak lukito, kita
memang menantikan momentum tersebut. Momentum yang
mungkin paling tepat menurut saya, ada 2, yaitu :
ketika aparat hukum mulai menindak tegas para pembajak
software baik comercial maupun noncommercial use, atau
yag kedua dari pihak yang dibajak sendiri (...corp)
melakukan sweeping ke tempat-tempat yang dicurigai
melakukan pembajakan. pembajak akan takut dan pasti
beralih ke os alternatif, dan os alternatif yang
paling kuat peluangnya adalah linux.

pendapat ini, mungkin lebih cenderung bersifat
pesimisme, wajar saja. karena usaha dari para bobotoh
linuxer sudah cukup keras. Kita lihat sekarang
seringnya seminar-seminar linux diadakan, buku-buku
dan penulis  tentang sftware underlinux juga semakin
berkembang dengan pesat,...

Masalah utamanya  adalah kesadaran dan kepatuhan
masyarakat kita masih rendah. dan ini berarti kita
bicara tentang budaya yang sudah mengerak di dalam
tubuh bangsa kita.

tapi, biar bagaimanapun kita harus tetap yakin bahwa
linux ini pasti akan berkembang dan mengalahkan
program-program bajakan karena halal dan memungkinkan
orang yang ingin  tahu lebih dalam tentang sistem
memahami lebih banyak tentang linux.

> Masalah utilisasi, mayoritas pengguna komputer di
> Indonesia
> tidak jauh-jauh amat dari office application - dlm
> hal ini MS Office
> start jauh lebih dulu drpd StarOffice.
> Masalah technical excellence, sebenarnya ini peluang
> Linux, tetapi
> justru hal ini tidak begitu "kelihatan" oleh
> masyarakat, krn. sering
> terbungkus oleh kosmetik yg tebal.
>
saya kira ini juga masalah yang menjadi kendala
perkembangan linux. jujur saya akui linux lebih lambat
dan lebih sulit digunakan bila dibandingkan dengan
windows. (sampe sekarang saya bahkan belum bisa
ngeprint di linux he..he..:) ).

aplikasi star office di linux berjalan sangat lambat
dibandingkan star office di windows pada mesin yang
sama. selain itu, GUI di linux harus diakui belum
semudah di windows. (mungkin juga saya yang salah
konfigurasi he..he.. maklum newbies)

menurut saya, peluang linux untuk bisa mengalahkan
windows dkk ada pada sektor bahasa. sebagian besar
dari bangsa ini mengalami kesulitan berinteraksi
dengan komputer karena kendala bahasa ini. jangankan
yang tinggal jauh dari fasilitias komputer.
teman-teman yang kuliah pun banyak yang mengalami
ksulitan dengn bahasa inggris. 
  

 
> Mungkin yg bisa kita lakukan adalah kombinasi antara
> mencari
> domain aplikasi yg memungkinkan Linux berperan lebih
> besar
> drpd Windows, plus usaha-usaha "pemaksaan" untuk
> memakai
> Linux, plus advokasi-advokasi secara konsisten.
> 
saya setuju. dan usaha tersebut yang harus kita
lakukan sekarang. saya siap mendukung dengan segenap
kemampuan saya, tapi di mana ya komunitas linux
yogyakarta yang bisa saya hubungi ? (saya berusaha
mencari tapi sampai sekarang belum menemukannya). 

> > hal ini ironis sekali. karena jojga merupakan kota
> > pendidikan yang sebagian  dari penduduknya
> menyandang
> > predikat MAHASISWA, yang tentunya kelak akan
> menjadi
> > profesional yang terbiasa membajak.
> 
> Di program pendidikan (level S2) yg saya kelola,
> saya bereksperimen
> dengan memasang Linux sebagai default operating
> system. Lalu saya
> beritahu para mahasiswanya ttg alasan-alasan saya
> mengapa saya
> melakukan hal ini. Kita lihat saja kelak, gimana
> hasilnya....
> 

nah, itu  berita baik untuk linux indonesia. semoga
bisa berjalan dengan baik dan menghasilkan lebih
banyak linuxer yang sadar akan haki.


bravo linux

hari
  

> 
> -- 
> Utk berhenti langganan, kirim email ke
> [EMAIL PROTECTED]
> Informasi arsip di http://www.linux.or.id/milis.php3
> 


__________________________________________________
Do You Yahoo!?
Yahoo! Sports - Coverage of the 2002 Olympic Games
http://sports.yahoo.com

-- 
Utk berhenti langganan, kirim email ke [EMAIL PROTECTED]
Informasi arsip di http://www.linux.or.id/milis.php3

Kirim email ke