Setahu saya, HP, IBM, Acer memiliki PC & server yang kompatibel dengan OS
yang Linux base. Jadi tidak ada alasan kalo vendor tidak mau jalankan PC &
Sever diatas linux selain kekhawatiran mereka untuk dukungan after
sales-nya. Maksudnya, siapa yang bisa maintenace software server & PC yang
sudah dibeli yang running di atas Linux ? saya kira vendor tidak akan
keberatan untuk bekerja sama dengan suatu badan hukum yang jelas komitmennya
di bidang per-linux-an. buktinya, di salah satu seminarnya IBM (Open
Computing with Linux) bebrapa bulan lalu, IBM menggandeng trustix/ trabas
untuk linux base solution. Selain itu Acer juga sudah meluncurkan Notebook
yang Linux base dengan harga yang US$ 150 lebih murah dibanding yang
menggunakan win$ XP. Kalau 7000 PC untuk KPU pake Win$, pemborosan duit
rakyat kasarnya :
7000 x US$ 150 = US$ 1.050.000
aaaahhhh....
jadi mbayangin kalo duit segitu banyak dibikin unit pelatihan khusus Linux
base khusus untuk KPU. Cukup gak ya ?
--> dana KPU nya kalo ngga salah 150Milliar Rp ... :)
-- ./me adwin
-- Berhenti langganan: [EMAIL PROTECTED] Arsip dan info: http://linux.or.id/milis.php

