On Fri, Mar 19, 2004 at 03:59:31PM +0700, GudangLinux1 wrote: > Sementara di kawasan korporat Linux berkembang, justru di Kampus kebobolan, > koq bisa ya? > > Jumat, 19/3/2004 15:44 WIB > Program CA Microsoft Rangkul 8 Kampus di Bandung > Microsoft kembali menambahkan daftar peserta program Campuss Agreement (CA). > Kali ini, delapan universitas dan sekolah di Bandung bergabung dalam program > ini. > http://www.gerbanglinux.com/mod.php?mod=katalog&op=visit&lid=5304 sebelumnya, GerbangLinux ada RSS nya ndak yah? Kalo ada, bisa kan berita-2 tarikan RSS dipampangin di situs kita?;-)
hmm, isi dari campuss Agreement dan School Agreement apa yah? Kalau diskusi-2 kemaren, kalau saya perhatikan "bagaimana bertemu dengan pemerintah". Sekarang karena universitas-2 banyak yang sudah menjadi swasta (UGM juga. Mandiri == swasta), apakah tidak sebaiknya "ngeracuni" lembaga-2 pendidikan ini saja dengan Linux? "Sowan" ke pejabat-2 kampus/sekolah tersebut? dengan mengambil contoh ITB: Setahu saya, banyak mahasiswa-2 ITB yang berkecimpung di Linux/FreeBSD. Lalu kemaren ada peresmian kerja sama ITB-Sun(?)CMIIW. Lalu sekarang CA dengan Microsoft. Ndak tahu nih, kerja samanya mencakup apa saja (ataukah tiga hal yang saya sebut juga bersama-2 hidup di lingkungan ITB). Tapi saya sebagai orang awam akan tetap melihat:"nah lho, ITB saja memakai Microsoft, kenapa kita ndak ikut-2 saja, dan ngak ikut-2 an mereka-2 yang kemaren-2 diskusi soal Linux dan Open Source disini?" Maaf buat orang-2 ITB, saya jadikan sebagai contoh..;-P~ Bisa jadi, dalam waktu dekat, UGM juga mengalaminya. Berdiskusi dengan teman anak Ilkom di UGM, katanya juga banyak software-2 yang "hanya" berjalan di M$. Well, lupa detailnya distro-2 tersebut. Pernah berdiskusi dengan teman yang mendapat beasiswa di Universitas Tokyo "Di kampus aku pake Linux, di rumah aku pake Jendela untuk main game". well, saya juga ndak pernah ke luar negeri. Gimana ingin membuat pemerintah yang "sadar Open Source" jika calon-2 pejabat pemerintah (hasil "masakan" sekolah/kampus) sejak sekarang juga ndak dikenalkan dengan Open Source. Apakah tidak dibalik saja, selalu mendekati pihak-2 kampus tentang "sadar" opensource? > > > > -- > Berhenti langganan: [EMAIL PROTECTED] > Arsip dan info: http://linux.or.id/milis.php > -- Program Diploma Teknik Elektro Universitas Gadjah Mada Yogyakarta gpg-key: http://te.pdft.ugm.ac.id/~jaya/jaya.gpg Key fingerprint = 8F89 C7CF 0B0C 27F2 4F64 9DED DB5F E088 079E C5E4 -- Berhenti langganan: [EMAIL PROTECTED] Arsip dan info: http://linux.or.id/milis.php

