> Satu kecamatan 1 PC dengan 1 modem. OS WinXp. tapi seperti yg dibilang
> oleh
> rekan sebelumnya mereka gunakan Excel untuk tabulasi dari satu kecamatan
> itu
> kemudian di Upload <--- yg ini saya belum liat , kayaknya dial up langsung
> ke
> KPU pusat masuk ke data center mereka file excel tadi.
> Menurut perjanjian dengan konsorsiumnya seharusnya pengoperasian dibantu
> dengan 4 rekan mahasiswa , tapi waktu tgl 5 april kemarin saya gak
> melihatnya
> (gak tahu lagi kalo pake pakaian linmas(hansip)  itu mahasiswa :-) )
>>
>> Kalo ada teman2 di daerah lain yang bisa kasih informasi ini saya sangat
>> berterima kasih atas infonya.
> Memang untuk apa Mas atau Mbak (<- gak jelas) ??? kalo boleh tahu

Saya mau bikin opini di koran, betapa mahalnya biaya Sistem TI KPU
sekarang dan setelah di hitung2 bukan sepenuhnya karena pake Windows
berlisensi trus biayanya membengkak ;), tapi emang klo pake Linux bisa
jauh lebih murah.

Masih mending disana bisa tau berapa PC, spec PC nya apa, OSnya apa dan
garis besar cara kerjanya dari input data dan upload data ke KPU pusat.
Disini sangat tertutup dan malah diduga ada kecurangan, baca
http://www.hariankomentar.com

anyway thank you very much atas info2nya, maaf OOT.

> Salam
>
> Roed
> Wong Soerabaia

Sharren

ps. oh ya.. *asl = 23 m Manado. ;)*

-- 
Berhenti langganan: [EMAIL PROTECTED]
Arsip dan info: http://linux.or.id/milis.php

Kirim email ke