Berikut hasil survey saya di KPU Samarinda / Kaltim hari ini : Tadi pagi saya mengunjungi rekan-rekan JIS Samarinda yang bertugas di KPUD, setelah dipreview oleh teman-teman baik program SITUNG maupun kendala-kendalanya, kesimpulannya : 1. Tim siap melakukan upload data, tetapi tidak ada data 2. Memang ada beberapa kerewelan hardware, hal ini agak susah dipecahkan karena sistem SITUNG DIKUNCI ERAT (semua setting di locked) oleh Tim IT-KPU sementara support gak ada, untuk itu percayalah sedikit pada teman-teman di lokal bahwa mereka sanggup mencari solusi hal ini asal program tidak dikunci terlalu ketat. 3. Data stop di PPS dan terjadi banyak perdebatan dikalangan saksi parpol ??? Apakah ini tidak terekspos, sebenarnya yang turut andil mempersulit masalah adalah kerewelan parpol-parpol yang merasa dirugikan. 4. Form C1-TI terlalu kecil sehingga mempersulit bagi sebagian petugas yang sudah berumur untuk mengisinya. 5. Ada keputusan berani dari sebagian PPK : Jika terdapat kesalahan perhitungan satu-dua dari tabulasi, silakan data komputer yang digunakan, nanti tinggal dibuatkan berita acara perbaikan data. Nah disini Sistem IT berguna. 6. Tolong jangan jadikan IT sebagai kambing hitamnya, memang dulu-dulu sudah saya lontarkan ada empat pilar e-Gov yang harus ada supaya semua berjalan : a. Infrastruktur b. sdm c. raw data, backend program, sistem otorisasi dan SOP d. portal layanan publik Makanya para suhu IT seperti Pak Onno, dsb mengerem bicara karena sadar bahwa susahnya IT adalah kumulatif dari setidaknya 4 pilar diatas ditambah POLICY pemerintah yang kurang mendukung IT. 7. Untuk Pake Linux dalam mencetak data sementara dan ditempel di KPU ternyata sangat bisa diterapkan
Thanks... terakhir apresiasi saya berikan untuk "anak-anak" murid saya yang tersebar di PPK-PPK, selamat bekerja, Anda layak dapat penghargaan... Anton Rahmadi SMK-TI Airlangga [EMAIL PROTECTED] http://members.lycos.co.uk/anacondasmd -- Berhenti langganan: [EMAIL PROTECTED] Arsip dan info: http://linux.or.id/milis.php

