Udah Nyobain belum ????
Kalo belum sebaiknya cobain dulu.... baru komentar :-)
Kalo untuk sekelas Entri Data dan Data Show Pemilu sih lebih dari cukup...
Apalagi Operatornya dapet duit sebesar harga lisensi software propertiery..
Pasti Jawabnya mau----mau----.
Duit dibagi rata kepada yang berhak.. (baca: operator)
dan tidak ada DEVISA yang keluar negeri... Point ini penting...
dan BANGGA menggunakan produk Dalam Negeri... Point ini sangat penting....

Salam;
Cahyo

adwinwijaya wrote:

Hello Darujati,
Tuesday, April 13, 2004, 1:54:59 PM, you wrote:

D> Salam Semua;
D> TI KPU adalah Hajat Nasional, tapi sayang dana begitu besar terutama
D> bagian Software harus terbuang percuma karena harus membeli lisensi
D> software yang tidak perlu (Baca: Mubazir).
D> Padahal Indonesia melalui BPPT, LP3TIE udah lama melaunching Software
D> Nasional mulai dari Trustix Merdeka, Winbi dan yang terakhir Komura
D> (http://www.software-ri.or.id).
D> Pertanyaannya adalah: Untuk apa Software Republik Indonesia itu dibuat
D> ???; kalau tidak untuk mengantisipasi Hajat-hajat Nasional seperti ini...
D> Memang tidak menutup kemungkinan banyak "permainan" dalam hal ini. D> tetapi apakah Institusi sekelas BPPT tidak bisa berteriak KERAS dengan
D> keadaan ini?.
D> Mungkin banyak sesepuh di milis ini yang bisa berkomentar...
D> Setelah itu akan saya rangkum dan saya jadikan "Press Release" he.he.he.....
D> Salam;
D> Cahyo


ada kemungkinan juga Software RI yg dibuat belum memadai untuk dipakai
pemilu. atau bisa jadi juga, belum tersedianya support untuk software
ini apalagi pembuatan sistem IT ini dibuat dalam jangka waktu pendek
... sehingga kalau menggunakan software ri takutnya ngga bisa selesai
sesuai deadline (lha wong pake software yg berlisensi aja masih aga
semerawut gini;) )

cmmiw







--
Berhenti langganan: [EMAIL PROTECTED]
Arsip dan info: http://linux.or.id/milis.php



Kirim email ke