waktu itu, Sun, Apr 25, 2004 at 06:44:07PM +0700, Anton Rahmadi menulis:
> 
> Sebentar lagi Microsoft Akademi akan berdiri di Samarinda, kota yang jauuuh
> dari pusat kekuasaan (Jakarta, Jawa). Preparationnya sudah cukup matang dan
> hampir semua komunitas menerima disini, terutama para guru dan staf
> pengajar, karena merekalah yang bakal dididik dengan "biaya murah" oleh Ms.
> Termasuk diantaranya sumbangan komputer2 dari perusahaan dibantu MS untuk
> lisensi + Office seharga 2,5 US dollar per paket. Saat ini sudah disebar
> lebih dari 3000 PC untuk wilayah Kaltim, dengan regenerasi 500 orang per
> bulan untuk pembelajarannya.
> 

Biarin aja. Ada akses untuk penggunaan komputernya? Apa Anda guru? Jika
ya, Anda bisa mulai menggunakan Linux pada komputer yang dikirim, dan
kasih unjuk ke temen-temen Anda kegunaannya.

> Nah, dari sisi ini, perkembangan TI akan menjadi sangat pesat, tetapi akan
> muncul ketergantungan luar biasa dengan diajarkannya guru/siswa dari level
> SD-PT apakah rekan-rekan ada ide untuk membantu mengimbangi hal ini ? Dari
> komunitas open source bisa memberika solusi (tidak hanya kritik, but
> action)... misalnya mengimbangi dengan mencegat perusahaan-perusahaan yang
> akan menyumbangkan PC-nya kemudian membundel software opensource disana dan
> meplemparnya ke daerah-daerah ?
> 

Solusi untuk gerakan terstruktur tidak ada. Karena memang tidak ada
lembaga advokasinya. Saat ini bergerak sendiri. Anda dan temen-temen
KPLI. Untuk perorangan rumusnya sederhana:
- pake linux dalam SETIAP aktivitas berkaitan dengan komputer.
- Tunjukkan kepada teman sekitar.
- Jika bisa ngomporin, kumpulin orang-orang untuk dikenalin ke linux

Contoh: kemana-mana bawalah distro knoppix-like, sehingga jika ada yang
minta bantuan di komputernya yang terisi MS, reboot dengan knoppix-like, baru dibantu.
:)

Butuh waktu lama, tapi saat ini hanya itu yang efektif.


ps. saya suka judulnya hehe..

--
fade2bl.ac

-- 

Berhenti langganan: [EMAIL PROTECTED]

Arsip dan info: http://linux.or.id/milis.php

Kirim email ke