On Mon, 24 May 2004 [EMAIL PROTECTED] wrote: > Menurut pengalaman saya di KLuB, sekre itu lebh baik bekerjasama dengan > kampus. Dulu KLuB punya sekre di ITB, kegiatanya lancar, lalu saya dkk > memindahkan sekre-nya di suatu perusahaan (dulu alasannya dipidah supaya > lebih bebas). Tapi akhirnya ketika perusahaan itu ada masalah, sekrenya > jadi hilang. Sampai skrg KLuB belum mempunya sekre yg pasti secara fisik.. > > Kenapa kampus? Karena mahasiswa itu semangatnya besar, dan punya waktu yg > banyak. Selain itu regenerasi pengurus bisa mudah dilakukan. > Ada ide, supaya tdk ada image KPLI hanya 'dikuasai' oleh kampus terentu, > bisa dibikin sekre keliling, misalnya ganti kepengurusan ganti kampus, > dll..
Idenya bagus sekali! Saya juga pernah punya keinginan untuk 'meletakkan' KPLI Jakarta di 'domain' mhs dengan memindahkan sekre ke univ tertentu dan kemudian bergilir setiap ada pergantian pengurus. Tetapi sayangnya hal ini belum sempat terlaksana. Mungkin alasannya adalah kesibukan mhs dan juga ada kesan 'sungkan' kalo bertandang dan ngoprek di uni lain. Sekarang KPLI Jakarta sedang ditawarkan tempat untuk ngoprek di tempat pak Rusmanto (Mampang) Terimakasih banyak Pak Rus!. Lengkap dengan komputer dan internet ADSL. Apakah ini akan menjadi sekre yang baru, saya kurang tahu. Sebenarnya keberadaan sekre juga tidak terlalu penting tergantung kegiatan KPLI <wilayah>-nya seperti apa. Saya dulu sempat berpikir untuk menjadikan rumah saya untuk jadi sekre, tetapi rasanya fasilitas kurang memadai dan memang belum benar2 perlu. Jika kegiatannya memang hanya untuk kumpul2, rumah bisa jadi tempat yang bagus. Tetapi jika mau ada kegiatan sekretariat dan ngoprek, rasanya uni atau persh. bisa mewakili. Tergantung ketersediaannya dulu. Saran buat KPLI Medan, jika masalah administrasi jadi ganjalan, silahkan coba cara gerilya. Yang penting hasilnya dulu :-) thx .dave Proud Debian User Registered Linux User # 336244 -- Berhenti langganan: [EMAIL PROTECTED] Arsip dan info: http://linux.or.id/milis.php

