Hallo teman-teman, khususnya pak Rus :-)

Malaysia, negeri kaya raya ... hehehe, karena korupsinya gak
sepinter orang Indonesia ... :-)


Saking kaya-nya, mereka lebih memilih menggunakan Micro$oft
dibanding belajar LINUX yang susah banget (kata mereka).
Orang yang pakai Linux, sudah dianggap briliant ??
Ditempat saya kerja sini, dari 700 komputer yang terinstall,
linux hanya ada 3 saja, dan itupun hanya saya yang pakai ... :-(

UNDP (United Nation Development Program) divisi Open Source juga ada di
Malaysia sini tempatnya. Kalau ada yang mau minta dana penelitian
bisa ke situsnya itu.
1 tahun US$  9000 (sembilan ribu)
2 tahun US$ 30000 (tiga puluh ribu)

silahkan lihat situs berikut ini.
http://www.apdip.net/publications/default.asp

Kalau sudah mulai OSS (Open Source Software), mereka tentunya gak
akan ribut diserang virus dan worm ... -nya Windows ... :)

salam
++ pit ++

On Thu, 2004-06-10 at 18:53, Rusmanto wrote:
> Prianggada I Tanaya wrote:
> 
> > saya 'mengfungsikan' diri, kalau boleh dibilang begitu untuk
> > meng-update berita-berita kegiatan linux di Indonesia, dan
> > meng-upload-nya ke IOSN - International Open Source Network
> > http://www.iosn.net
> 
> Selamat, saya dengar Malaysia sudah serius juga ke free software.
> Indonesia (gov) baru mau ke open source :)
> 
> Rus
> 


-- 

Berhenti langganan: [EMAIL PROTECTED]

Arsip dan info: http://linux.or.id/milis.php

Kirim email ke