On 14/06/2004 at 18:38 fade2blac wrote:
>Maaf ya buat yang terlibat di IGOS. Buat saya, IGOS itu lelucon yang
>dipaksakan.

Kenapa yan ? Kalau saya lihat kok tidak ada yang salah ya (walaupun memang aneh juga 
kok sudah di-backing pemerintah tapi masih minta tolong kpd voluntir utk situsnya)



cheers,
-HS


>waktu itu, Mon, Jun 14, 2004 at 12:43:44PM +0700, Frans Thamura menulis:
>> Hi All,
>>
>> Pak Kemal dari Ristek meminta bantuan volunteer untuk pembuatan website
>> igos.web.id dari Windows ke Linux.
>
>--cut--
>
>> Maklum deklarasi tanggal 30, jadi kita kena deadline nih.
>>
>
>Btw saya ke websitenya, berikut action plan IGOS:
>
>- Workshop dan pameran
>- Talkshow di media elektronik (TV dan radio)
>- Pendirian competency center (pelatihan SDM dan incubator bisnis)
>  bekerjasama dengan mitra. Misalnya java competency center dengan SUN,
>  LIPI dan ITB.
>- Lomba pengembangan perangkat lunak Open source
>- Pengembangan website IGOS (www.igos.web.id)
>- Brosur dan leaflet IGOS
>- SKB Menteri (dimulai dengan Menteri Ristek dan Menteri Komifo) untuk
>  penggunaan OS di lingkungan kantor pemerintah
>
>ps. Saya tadinya berfikir OS itu Operating System, ternyata Open Source.
>
>Strategi:
>- Dilaksanakan secara bertahap dan berkesinambungan dengan tetap pada
>  orientasi pada pencapaian target.
>- Pemerintah berperan sebagai suri-tauladan : instansi pemerintah sebagai
>  pengguna OSS.
>- Pendekatan yang tidak berpihak (netral) : tidak ada pemihakan antara OSS
>  dengan sistem perangkat lunak lainnya.

--
Kampanye open-source Indonesia - http://www.DariWindowsKeLinux.com
Solusi canggih, bebas ikatan, dan bebas biaya

v0sw6Chw5ln3ck4u6Lw5-2Tl6+8Ds5MRr5e7t2Tb8TOp2/3en5+7g5HC - hackerkey.com


-- 
Berhenti langganan: [EMAIL PROTECTED]
Arsip dan info: http://linux.or.id/milis.php

Kirim email ke