Mas Same_yo, 
Kita tahu lah, kalau jumlah itu bukan uang saja. Tentunya,
ada pelatihan, ada software, dan pembentukan kurikulum & silabus
yang berwawasan produk microsoft, dan banyak hal lagi.

Hal yang utama adalah "lock-in", "lock-into" ... itu yang dicari
oleh pembuat perangkat lunak dunia untuk sukses menjual produknya.
Berapa uang yang akan kembali bilamana 10 juta itu diberikan
sekarang, ... dan berapa orang yang loyal pada produk yang
selama ini dinikmati ? Itu pertanyaan yang sangat besar dan
cukup mempunyai dampak yang panjang. Apalagi bila hal itu 
diterapkan dengan MOU dengan sebuah negara ... !

Tujuan saya menyampaikan hal ini adalah, kepada rekan-rekan
aktivis linux di Indonesia, apa yang akan diperbuat ? Linux,
bukanlah seperti M$ dengan organisasi yang besar dan uang yang
mungkin 'tidak' terbatas ... bila hanya 22.000.000.000 Rph saja.
Coba, kita banyangkan apa yang bisa diperbuat dengan jumlah
uang tersebut ... :)

Jadi, mau kemana kita ini Linux di Indonesia ?
Bagaimana dengan IGOS, sebagai aktivis ... (karena itu mail-list
ini) ... harus berbuat apa ?

Sekian dulu, dan terima kasih.
++ pit ++


On Thu, 2004-07-01 at 18:48, same_yo wrote:
> Pada Thu, 01 Jul 2004 07:45:03 +0800
> Prianggada I Tanaya <[EMAIL PROTECTED]> menulis:
> 
> > Microsoft, melalui Chairman dan Chief Architect -nya baru saja
> > menandatangani MOU (Memorandum of Understanding) dengan MY.
> > Mereka menyumbang 10 juta RM kepada pemerintah untuk sekolah-
> > sekolah di MY, sebanyak 10.000 pendidikan dasar (SD/SMP/SMA).
> > Digunakan untuk pelatihan dan pembentukan kurikulum & silabus
> > yang berwawasan IT.
> > 
> > 1 RM = 2200 - 2500 Rph.
> > 
> > 
> 
> saya yakin nilai nominal sekian engga semuanya duit :-), but biasanya dalam bentuk 
> barang (produk microsoft).


-- 
Berhenti langganan: [EMAIL PROTECTED]
Arsip dan info: http://linux.or.id/milis.php

Kirim email ke