Made Wiryana wrote:

>Hm.. mungkin perlu kita "mundur" dulu mengenang sekitar tahun 1999-an,
>ketika itu namanya bahasan majalah komputer ttg Linux masih minim sekali.
>Terus apa dengan cara "mengeluh" bahwa majalah-majalah tersebut tidak
>adil, terus tanpa melakukan sesuatu (hanya berharap siapa yg anda sebut
>sebagai "karyawan", itu menulis semuanya) bisa merubah situasi ?  Saat itu
>para aktivis Linux ringan tangan menuliskan artikel agar bisa dimuat
>(masih inget mungkin artikel panjang saya ttg X-Window di Mikrodata,
>banyak artikel dari Priyadi di Infokomputer dsb).
>
>Apalagi Infolinux (yg kelahiran dan operasinya sangat dekat dengan
>komunitas Linux), maka berkata kalau Infolinux hanya memikirkan KDE saja
>sepertinya kurang tepat.  Saya yakin kalau Anda (atau siapa saja)
>menuliskan artikel Gnome, dan menyerahkan paket apa saja yg bisa
>disertakan, Infolinux pun berkenan memuatnya.
>Hm... 8-) kalau begitu sang pengajar yg nantinya mengajarkan KDE juga bisa
>"berkata", someboday have to do it (bagian GNOME-nya), saya bagian
>KDE-nya.  Mirip khan.
>
>Kembali lagi ke asal dari diskusi ini adalah desktop apa yg digunakan utk
>mengajarkan pengetahuan ke guru-guru SMK. Terus terang saya lebih suka
>mengambil posisi "bagi yg kurang suka, tunjukkan apa yg Anda miliki".
>Bukankah begitu yg biasa di dunia Open Source, "show your code".  Bagi
>yang ingin ada materi Gnome atau lainnya, berikan materi yang Anda miliki.


Ameen........


PenguinMan


-- 
Berhenti langganan: [EMAIL PROTECTED]
Arsip dan info: http://linux.or.id/milis.php

Kirim email ke