Pak Rus.. ini pernah saya alami waktu saya masih di IASTP (Perusahaan
Australia). 
Pada inti secara terbuka pihak kita Divisi IT tidak masalah menggunakan
Linux dan sudah di implementasikan. Namun kondisi jadi berbeda ketika akan
di publikasi, karena keterkaitan antara Company yang ada di sana dengan
vendor (walaupun vendor tidak terlalu peduli). Hanya saja kita sebagai
perusahaan wajib mempertimbangkan aspek politisasi terutama dalam system
keseluruhan MIS di perusahaan. Kebetulan waktu itu saya menjabat IT Manager.


Bahkan kita harus melakukan presentasi dengan pihak akademisi dari Uni
Hawtorn Australia untuk menggunakan Linux sebai mail server. Jadi mungkin
tidak lah bisa di salahkan kalau memang ada yang "batal" untuk publikasi.
Bukan karena takut sweeping atau apa.. namun unsure politisasi Direksi dan
Corporation. 

Best Regards
Bona Simanjuntak
http://www.iastp.org


-----Original Message-----
From: Rusmanto [mailto:[EMAIL PROTECTED] 
Sent: 14 Juli 2004 9:51
To: [EMAIL PROTECTED]
Subject: Re: [linux-aktivis] takut ketahuan pakai linux?

Rusmanto wrote:

> membatalkan sepihak artikel dan foto-foto yg akan
> kami muat, dg alasan tidak jelas.

Sedikit menambahkan agar tidak salah faham.
Proses wawancara dan pengambilan foto sudah
melalui jalur formal.
Bahkan kasus terakhir ini
saya sudah ketemu manajer Divisi IT, dan ok.
Biasanya, yg tidak setuju itu level atas (direksi).

Rus


-- 
Berhenti langganan: [EMAIL PROTECTED]
Arsip dan info: http://linux.or.id/milis.php


-- 
Berhenti langganan: [EMAIL PROTECTED]
Arsip dan info: http://linux.or.id/milis.php

Kirim email ke