----- Original Message ----- From: "Dicky Wahyu Purnomo" <[EMAIL PROTECTED]>
> > Saya pribadi gak pernah "nuduh" kl ada KPLI Jakarta yang menyatakan diri > sbg KPLI Pusat. > > TAPI ... saya menghimbau utk teman2 mencoba mengkoreksi "kesalahan" > anggapan tersebut ... krn kl dibiarkan terus tho gak baik. ;-) > > Mumpung belum "parah" .... :D > Yups, Tanpa Mas Dicky nuduh pun sebagian orang sudah beranggapan seperti itu. So, tugas kita bersama menjelaskan dan meluruskannya, mumpung giliran Mas Dicky sekarang yang jadi 'Artis Linux' di forum-forum saat ini. > Topik ini sampe saya bahas di seminar di jambi bulan kemaren, krn mereka > menyebut saya sbg aktivis dr KPLI Pusat, krn kebeneran dateng dr > Jakarta. > Pertanyaan serupa akan sering di temui dalam seminar Linux, jadi gak usah kaget... Silahkan di jelaskan kondisi realnya. > Tujuan nya jangan sampe ada kesan beda "level" antara kota Jakarta > dengan kota lain ... > > Bahkan kalo bisa, setiap kegiatan per daerah bisa disupport oleh KPLI > terdekat, gak sampe memanggil jauh ke Jakarta, Bandung, ato kota lain > nya ... yg sebener nya jauh :D > Beberapa daerah masih membutuhkan bantuan dari daerah yang lebih mampu. Jadi kesan beda 'level' seperti yg di maksudkan Mas Dicky itu sampai sekarang masih terasa. Perlu waktu untuk support mereka untuk menghilangkan kesan beda 'level' tesebut sampai suatu saat kesan beda 'level' tersebut hilang dari permukaan. > > Terkadang terlintas juga dalam pikiran bagaimana seeeh bentuk organisasi > > community base yang pas untuk kasus KPLI-KPLI. Pemikirannya adalah membawa > > nama Indonesia dan bukan kelompok tertentu yg pada akhirnya dapat > > mensinergikan seluruh KPLI-KPLI. > > sekedar curhat aja ... saat ini saya tidak pernah bawa nama KPLI kota- > based ... saya selalu bilang bahwa saya anggota KPLI "saja" ... bukan > KPLI Bandung ataupun kota lain nya. > Jika saya adalah anggota 'KPLI ABC', Misalkan saya di undang sebagai Ketua 'KPLI ABC' dalam sebuah seminar maka saya akan hadir membawa nama 'KPLI ABC' dan kehadiran saya adalah atas nama 'KPLI ABC'. Kalau saya di undang atas nama pribadi maka saya akan sebut bahwa saya adalah anggota 'KPLI ABC', dan bukan anggota KPLI aja, karena saya sendiri gak tau KPLI aja itu dimana. Kalau kita punya idealisme untuk membuat KPLI-KPLI itu semua sama 'satu level', tidak ada pusat dan daerah, menurut saya bawalah nama 'KPLI X' tersebut di forum seminar untuk menunjukkan kepada komunitas bahwa itulah 'KPLI X' sekaligus mempublikasikan keberadaan 'KPLI X' tersebut. Kalau cuma bawa nama KPLI aja malah orang akan bingung siapa itu KPLI, naaahh kalau sudah menyentuh area ini kita akan kembali lagi ke diskusi panjang sekitar tahun 98/99-an yg sampai sekarang belum menunjukkan titik terang. Oleh karena itu, pandangan saya pribadi adalah pesan yg kita sampaikan untuk mensosialisakan Linux sampai kepada lebih banyak orang. Makin banyak orang tau Linux maka Linux akan tambah populer dan makin banyak orang yg akan meraih manfaatnya sementara kita sendiri akan memperoleh kepuasan tersendiri. Ada satu titik dimana kita hanya punya waktu lebih sedikit untuk melakukannya. Kondisi ini bukan berarti sudah selesai. Masih ada kesempatan lain untuk melakukannya. Pada hari-hari yang lain dimana kita punya sedikit waktu luang, ada kerinduan untuk menjerumuskan diri melakukannya kembali. > Jadi menurut saya utk usaha mensinergikan nya ... ya ada ide : > 1. melibatkan KPLI lain jika perlu > 2. sebisanya hanya membawa nama KPLI saja saat ke publik ... tanpa > embel2 > No. 1 adalah bukan hanya jika perlu, kalau bisa dilibatkan ya kita libatkan, sebagaimana mereka telah berusaha melibatkan kehadiran seorang pembicara jauh-jauh dari Jakarta. No 2 bisa lihat penjelasan di atas. > Gimana ? :D Just idea ... ini sebenernya yg diomongin ama Frans dulu, > cuman saya tidak setuju kl KPLI <KOTA> itu dihapuskan. > Naahh pada saat kita ingin menelorkan KPLI aja, maka cara pandang terhadap idealisme maupun ego kita untuk mempertahankan KPLI <KOTA> harus dirubah. Selama ini yg ada adalah 'pembangkangan' KPLI <KOTA> terhadap cara pandang terhadap KPLI (aja) itu sendiri. Semua punya idealisme masing-masing, punya ego masing-masing, punya cara pandang masing-masing. Padahal saya yakin sebenarnya visi dan keinginan kita terhadap Linux barangkali lebih banyak kesamaannya. Salam, -BS- -- Berhenti langganan: [EMAIL PROTECTED] Arsip dan info: http://linux.or.id/milis.php

