Rekan2 dan Pak Sumitro yth,

Sedikit membuka cerita lama bagaimana Debconf #1 dibentuk. Semoga bisa 
menjadi bahan acuan atau kalo mau lebih sederhana sebagai contoh saja.

DebConf #1 (Debian Conference #1) dahulu dibentuk untuk memberikan 
seminar linux sehari yang bersifat teknis dan bukan untuk pemula, 
mengingat setiap kali seminar linux yang ada hanya membahas untuk pemula 
dan tidak melihat kenyataan bahwa para sesepuh linux juga pengen punya 
gawe rame2, setidaknya yang setingkat dengan mereka.

Dengan membawa ide ini KPLI Jakarta berangkat ke UI Depok dimana rasanya 
tempat ini cocok untuk memperlihatkan bagaimana UI mempunyai kaitan khusus 
dengan Debian, atau setidaknya telah menggeluti banyak hal teknis mengenai 
linux.

Alhasil, rekan UI menyambut hal ini dengan sangat baik, bahkan hampir 100% 
kegiatan ini dikerjakan oleh rekan2 UI dan KPLI Jakarta hanya sebagai 
penasehat dan salah satu sumber dana.

Seharusnya hal ini dapat dilanjutkan. Hal itu yang dahulu saya kemukakan 
didepan rekan2 panitia agar nantinya, DebConf ini bisa dilanjutkan oleh 
ITB (Bandung), UGM (Gajah Mada), dan UNAIR (Surabaya). Sengaja estafet ini 
dibuat seeklusif mungkin mengingat Debian juga agak ekslusif dalam menarik 
pengguna :-). Yang saya (kami) harapkan adalah dengan memilih beberapa Uni 
terkemuka, nantinya DebConf juga dapat sedikit menjual, apalagi jika 
meminta bantuan rekan2 setempat. (Mohon dimengerti bahwa hal ini bukan 
berarti uni yang tidak disebutkan diatas tidak bisa melakukan DebConf, 
hanya saja, memang DebConf bukan untuk pengguna awal sehingga diharapkan 
Uni2 yang 'lama' menggunakan linux/Debian bisa menunjukan jati dirinya).

Rencana kami juga bahwa nantinya akan ada DebConf di Indonesia dalam skala 
internasional setelah kita sendiri mampu menunjukan track-record yang baik 
dalam menyelenggarakan event berbasis Debian. (Kata track-record saya 
pinjam dari istilah kang Onno).

Terakhir kali, saya juga sudah menghubungi rekan2 Zulkifli dari ITB dan 
kelihatannya tertarik, tetapi belum ada tindak lanjutnya sampai sekarang. 
Ini juga salah saya karena tidak menindak-lanjuti karena sudah tidak 
menjabat sebagai pengurus KPLI Jakarta lagi.

Q & A
- Kenapa ITB: Karena ada pak Budi Rahardjo yang saya kira sudah banyak 
berkecimpung di Linux 
- Kenapa UGM: Ada pak Lukito yang dulu bisa datengin Richard Stallman 
secara _swadaya_
- Kenapa UNAIR: tahu ga kalo anak2 unair banyak yang kerja di jakarta 
ngurusin linux :-)
- Kenapa KPLI Jakarta: Ndak juga sih, sapa saja juga boleh ngadain ini. 
Skema yang terpikirkan dahulu adalah ITB + KLUB, UGM KPLI Jogya, UNAIR + 
KLAS. Ndak pake KPLI Jakarta juga ndak papa, yang penting kan eventnya, 
bukan egonya :-)

Rekan2, yang penting mah niatnya mbikin Conference atau tidak. Kalau tidak 
salah, Debconf yang pertama dananya minim dan hanya diorganize 1 bulan 
(itu juga termasuk anak2 UI pada ujian segala).

Sekian dulu sharingnya, mungkin rekan2 yang lain bisa menambahkan.

ps. Email ini saya BCC-kan ke Pak Lukito, Zulkifli, pak Budi R, pak Ibam 
(RMS) dan Pak Onno.

thx
.dave

Proud Debian User
Registered Linux User # 336244
Website http://www.davidsudjiman.info

:: d > GOLIATH ::


On Fri, 24 Dec 2004, Sumitro wrote:

> Rekan2 Yth,
> Setuju adanya Debian Conference tahun 2005.
> Silahkan di-organize. 
> Wassalam,
> Sumitro R
> www.aosi.org
> ============= 
> Akbar writes: 
> > Tahun ini tidak ada Debian Conference 2 ? Tahun 2005? Atau Debian
> > Conference 1 itu adalah untuk yang keterakhir kalinya? 
> > salam, 
> > gue 
> > 
> > -- 
> > Berhenti langganan: [EMAIL PROTECTED]
> > Arsip dan info: http://linux.or.id/milis.php 
> 
> 
> 

-- 
Berhenti langganan: [EMAIL PROTECTED]
Arsip dan info: http://linux.or.id/milis.php

Kirim email ke