*Thunderbird:*
-Bisa thread view
-Murni /Client based Software/
-ada fasilitas pengetikan HTML message dengan WYSIWYG
-Bisa membuat /Table of Content/ berdasarkan STYLE, seperti /Text Editor/ sekelas Open Office atau Word
-/Support Spellcheck/ untuk berbagai bahasa (tergantung pluginnya)


*Pine:*
-Bisa di jalankan under remote console, jadi jika tidak ada program di local, bisa dijalankan
dari server dengan Telnet atau SSH (umumnya terinstall di server)
-Nyaris semua kemampuan pine dimiliki oleh Thunderbird
-Tidak bisa WYSIWYG jika html message
-Lebih cepat dioperasikan lewat keyboard, dilihat dari /User Interaction Design/.


...rasanya masih banyak + dan - yang lain, tapi setahu saya itu, karena selama 5 tahun di kampus
saya menggunakan Pine, dan baru tahun lalu mulai menggunakan Thunderbird (karena ada thread viewnya)
Tapi untuk mengoperasikan lewat keyboard saja masih cukup repot (saya males pakai mouse, shortcut mania)
Secara teknis detail saya kurang tau, terutama dari sekuritinya. Tapi masing2 rasanya sama-sama aja deh tergantung
terbiasa pake yang mana :)


--
Stefanus Wayanartha
Dreamware :: www.dreamware.web.id


-- Berhenti langganan: [EMAIL PROTECTED] Arsip dan info: http://linux.or.id/milis.php



Kirim email ke