On Sun, 2005-02-27 at 21:18 +0700, Akbar wrote: > On Sun, 2005-02-27 at 06:07 +0800, anton.rahmadi wrote: >
> > > 3. Keindahan GUI, otak-atik PC bukan untuk semua orang, sehingga > > GNU/Linux dan OpenSource lebih baik memfokuskan dan memperbanyak fitur > > user friendly-nya. Mereka berfikir simple (sekali lagi : ordinary user > > dan bukan power user) karena mereka bukan penghobi komputer seperti > > halnya kita. > > > > keindahan gui menurut saya cukup penting.... kesan pertama harus > menggoda.... makanya projek seperti gdesklet atau karamba itu sangat penting..... > > > ya : ada synaptic, rpm, urpmi, apt-get, pkgtool, emerge .... > > lho banyak amat ?... > > si ordinary user jadi bingung... karena semua perintahnya berbeda... > > mending kayak doom3, unreal tournament, NVIDIA-driver, tingal jalanin > > file run-nya. > > emerge.... ini untuk gentoo, gentoo bukan distro newbie, jadi lupakan > emerge. > user biasa seharusnya menggunakan distro seperti mandrake, xandros, > linspire, ubuntu, suse.... distro2 itu memiliki paket2 yang sangat > banyak.... jadi user biasa seharusnya cukup puas dengan program2 yang > sudah dipaketkan oleh distro mereka. seharusnya user biasa tidak perlu > menggunakan pkgtool lagi atau apt-get/rpm command line gitu. cukup > mencari menu untuk menginstall software lewat menunya desktop mereka > ( kde atau gnome ). diajarin sekali saya rasa user biasa pasti bisa. > misalnya untuk distro ubuntu, bilang saja pakai synaptic, tapi > sebelumnya tambahkan repositori universal. setelah itu saya rasa user > biasa pasti bisa menggunakan synaptic untk mengeinstall software dengan > mudah. masalahnya untuk mendapatkan program2 yang banyak itu, internet > harus ok.... > maaf, anda menganggap nvidia-driver itu installernya mudah?? mesti masuk > ke modus teks, jalanin skrips, edit xorg.conf???masih lebih mudah pakai > yum-nya fc kali.... > maksudnya ( setahu saya ), anda bisa menginstall driver nvidia dengan yum ( fc ).... itu hanya masalah klik dan klik..... > > Maaf-maaf user gak peduli pake distro apa lho... (sekali lagi ini bukan > > aspek teknis) > > > > > ingat masih banyak orang nonteknis yang bingung menginstall printer, > > > program di windows.... > > > > hehehe.... sya sendiri bingung mengaktifkan color setting di Canon S200 > > dengan driver standar CUPS, karena hasilnya hitam putih melulu, > > resolusinya kasar lagi (sudah ubah-ubah setting tetap saja kasar > > dibandingkan MS) > > canon s200sp yah? saya punya printer itu.... itu kan not supported under > linux... jadi lupakanlah...... misalnya anda mau menginstall windows di > mac mini... kan itu bohong karena mac mini not supported under > windows.... sama seperti ini... anda mau menginstall printer canon > s200sp di linux.... yah tidak bisa... karena printer itu not supported > under windows...... not supported under linux maksudnya.... begini lebih jelasnya.... mengkomplain linux itu "jelek" atau "kurang bagus" karena tidak kompatibel dengan printer atau kartu grafis atau periferal tertentu lainnya itu agak kurang fair.... anda membeli mesin sparc... lalu anda mau menginstall windows xp.... anda bilang windows itu "jelek" atau "kurang bagus" karena tidak support mesin sparc... fairkah itu???? pemilihan hardware itu sangat penting dalam berkehidupan linux ria... yah, masalah terjadi kalau kita sudah punya periferal itu dahulu atau provider hardware di toko komputer ( kecuali usb stick ) tidak ada yang bilang support linux..... -- Berhenti langganan: [EMAIL PROTECTED] Arsip dan info: http://linux.or.id/milis

