***********************
No virus was detected in the attachment no filename

<< This mail is certified virus free >>
***********-***********



Sebenarnya, yang paling hebat pengaruhnya dan terasa untuk berpindah
ke Linux, atau lebih sadar menggunakan Linux di Indonesia, yaitu,
memberikan konsesi ke M$ untuk menguber, mengaduk-aduk, dan mengadili
dan memaksa membayar para pengguna yang membajak lisensi. 
Siapa pun dia, apakah dari instansi pemerintah, sekolah/universitas ...
ataupun pribadi.

Karena dengan kebijakan seperti itu, seseorang ditekan untuk tidak lari
dari kewajiban membayar lisensi, dimana mereka telah menyalah-
gunakannya.

Kalau itu yang terjadi, maka Linux akan semakin populer di Indonesia.
Kenapa ? Jawabannya, ... mampukah anda membayar lisensi ... ?
Sebagaian orang akan setuju dengan saya, ... yaitu 'tidak'.
Hanya sebagian kecil saja yang mampu bayar, itupun lama-kelamaan akan 
meresa tidak adil, karena ... komputer bisa jalan dengan sistem relatif
murah menggunakan open source (hampir-hampir gratis).

Ingat, tempo hari ... gudanglinux.co.id pernah kehabisan stock, karena 
para pengguna windows pada beli linux dan ketakutan berlakunya undang-
undang HAKI ... 
Eh ... ternyata, UU HAKI hanya isapan jempol saja ...

eeeee aaaa lllaaaaaa ....
:(

Salam
++ pit ++


On Tue, 2005-03-08 at 11:41 -0800, -m0by- wrote:
> ***********************
> No virus was detected in the attachment no filename
> 
> << This mail is certified virus free >>
> ***********-***********
> 
> 
> Tajuk rencana ini telah saya posting ke milis p-lug (Padang Linux User
> Group). Mungkin bermanfaat bagi rekan-rekan yang lain.
> 
> Komentar/tanggapan (termasuk flame) dapat langsung dialamatkan ke
> alamat email saya: [EMAIL PROTECTED]
> 
> 
> This is a forwarded message
> From: -m0by- <[EMAIL PROTECTED]>
> To: [EMAIL PROTECTED]
> Date: Tuesday, March 08, 2005, 1:43:59 AM
> Subject: Pendekatan sosialisasi linux (tajuk rencana)
> 
> ===8<==============Original message text===============
> $ 6 Maret 2005 (11:49 [AM])
> 
> @ P-LUG Approach 0.0.1 (tajuk rencana)
> @ Membahas masalah pendekatan u/ sosialisasi Linux
> @ HADDAD SAMMIR "-m0by-" [EMAIL PROTECTED]
> 
> & NOTE: Dapat berubah sewaktu-waktu !
> 
> Sesuai dengan tujuan utama KPLI untuk memasyarakatkan linux di
> Indonesia, p-lug juga mempunyai tujuan yang sama. Salah satu cara yang
> dapat ditempuh adalah mengadakan seminar pengenalan/pelatihan linux di
> kampus-kampus, sekolah-sekolah serta instansi pemerintah / swasta.
> 
> Walaupun cara yang ditempuh relatif sama, namun P-LUG akan mencoba
> memberikan pendekatan yang berbeda. P-LUG akan memberikan pndekatan
> usability (kegunaan) untuk secara langsung menjawab pertanyaan
> "Mengapa kita menggunakan Linux ?". Hal ini sengaja ditempuh
> dikarenakan kota Padang sendiri masih belum lepas dari tradisi lama,
> yaitu menggunakan Microsoft(R) Windows(TM), serta program-program
> pendukung lain berbasis Windows.
> 
> Ketika kita mengajukan OpenOffice.org sebagai pengganti Ms. Office,
> masyarakat akan berkomentar "Untuk apa menggunakan produk baru,
> sedangkan produk lama (Ms. Office) sudah lebih dari cukup ?". Tentunya
> P-LUG sendiri harus bisa memberi penjelasan yang baik dan masuk akal.
> 
> Sesuai dengan ilustrasi diatas, jika kita terjebak dengan dilema
> komplemen (pengganti) permasalahan seperti tidak ada habisnya. Namun
> jika P-LUG melakukan pendekatan dengan pemanfaatan resource (sumber
> daya) linux semaksimal mungkin sehingga melebihi sistem operasi yang sedang
> digunakan, maka masyarakat akan mempertimbangkan untuk melakukan
> migrasi.
> 
> Lalu, mampukah aplikasi linux menggantikan aplikasi windows yang telah
> mendarah daging ?. Sangat sulit menjawabnya dan tentu akan sangat
> relatif. Menggantikan sesuatu yang telah melekat membutuhkan energi
> yang besar dan tentu saja membutuhkan waktu yang lama.
> 
> Oleh karena itu, dalam mensosialisaikan linux, P-LUG harus melakukan
> strategi yang berbeda, yaitu: "Mensosialisasikan linux, dengan
> memberikan apa yang tidak diberikan sistem operasi yang umum
> digunakan".
> 
> Menurut pandangan saya, kelemahan utama sulitnya sosialisasi linux
> adalah "para praktisi menawarkan linux sebagai 'pengganti' sistem
> operasi Microsoft Windows". Saya pesimis linux dapat bertahan jika
> 'hanya' digunakan sebagai sistem pengganti. Linux adalah suatu sistem
> sendiri, yang kaya dan memiliki blok pengguna (user) sendiri.
> 
> Solusinya, P-LUG harus menawarkan kelebihan linux sebagai sebuah
> sistem mandiri, di luar usaha untuk menawarkan linux sebagai sistem
> pengganti.  
> 
> Linux berkembang dalam dunia universitas, oleh karena itu, linux
> memiliki beragam aplikasi yang bermanfaat untuk mempermudah melakukan
> perhitungan, menggambar teknik dan lain-lain.
> 
> Pada sistem Windows, kebanyakan aplikasi adalah aplikasi kantoran dan
> hiburan. Sangat sulit menemukan aplikasi-aplikasi berbasis science.
> Lain halnya dengan linux. Linux memiliki ribuan aplikasi berbasis
> science. Sebut saja 'openAi'. OpenAi memiliki koleksi aplikasi
> Artificial Intelligence seperti Neural Network, Genetic Alogarithm,
> Inteligence Agent, dll. Untuk simulasi robot linux memliki 'pyro',
> merupakan singkatan dari Python Robotic. Merupakan koleksi aplikasi
> simulasi robot.
> 
> Dalam bidang matematika linux memiliki 'Mathomatic', 'yacas', dll.
> Mathomatic dan yacas merupakan aplikasi 'Computer Algebra System' yang
> serupa dengan MatLab dalam sistem operasi wondows.
> 
> Keunggulan linux dalam menyediakan lingkungan bagi aplikasi science
> harus dimanfaatkan sebagai nilai tambah dalam promosi linux. Disamping
> itu, kita juga harus arif dalam menentukan target promosi. Dalam hal
> ini promosi harus dilakukan langsung kepada kalangan science. Misalnya
> fakultas kedokteran, fakultas teknik, fakultas ilmu  komputer dan
> tidak tertutup kemungkinan promosi dilakukan kepada kakultas ekonomi
> (akuntansi) karena linux juga memiliki beragam aplikasi accounting.
> 
> Kembali ke strategi sosialisasi linux. Dengan melakukan hal diatas,
> P-LUG memberikan nafas baru bagi dunia kampus untuk menerapkan prinsip
> "komputasi segala hal" dengan menggunakan linux.
> 
> Bukan berarti P-LUG tidak memberikan panduan migrasi dari windows ke
> linux, tapi dengan memberikan apa yang tidak (bisa) diberikan windows,
> maka diharapkan pengguna komputer akan beralih ke linux.
> 
> 
> TARGET SOSIALISASI
> 
> P-LUG dapat melakukan promosi (sosialisasi) kepada fakultas-fakultas
> terkait sesuai dengan aplikasi linux yang diangkat untuk mempermudah
> proses belajar.
> 
> Misal: 'Pyro' untuk fakultas teknik
>        'Blast' untuk fmipa (biologi)
> 
> Dan banyak apliaksi lainnya yang dapat diangkat.
> 
> 
> METODA SOSIALISASI
> 
> Dapat dilakukan dalam 2 tahap.
> 1. Sosialisasi linux, "Linux sebagai sistem mandiri". Memberikan
>    kelebihan linux serta aplikasi pendukung yang tidak ditemukan pada
>    sistem windows. Seperti panduan menggunakan pyro untuk simulasi
>    robot.
> 2. Sosialisasi linux. "Linux sebagai sistem pengganti". Memberikan
>    panduan migrasi sistem dari windows ke linux. Seperti panduan
>    migrasi 'Ms. Office' ke 'OpenOffice.org'.
> 
> ===8<===========End of original message text===========
> 
> 
> 
> -- 
> Best regards,
>  -m0by-                            mailto:[EMAIL PROTECTED]
> 
> 



-- 
Berhenti langganan: [EMAIL PROTECTED]
Arsip dan info: http://linux.or.id/milis

Kirim email ke