PENDAHULUAN

Mengantisipasi razia software yang dilakukan oleh beberapa oknum polisi, saya kemudian menawarkan bantuan kepada beberapa pihak untuk migrasi ke Linux. Ternyata situasinya semakin memburuk bagi berbagai perusahaan kecil, maka karena itu saya mencoba menuliskan apa yang telah saya lakukan, dengan harapan dapat bermanfaat bagi semua yang memang memerlukannya.

FC3 (Fedora Core 3) dipilih karena kelengkapan koleksi softwarenya, sudah dikenal (karena berbasis RedHat) dan dukungan teknis mudah didapatkan, dan didukung oleh LTSP. LTSP (Linux Terminal Service Project) di implementasi agar dapat menekan biaya para pengusaha kecil : komputer workstation tidak perlu spec tinggi, tidak perlu ada hard disk, disposable (kalau rusak tinggal ganti dengan komputer bekas yang murah), dst.

Dan semua solusi yang dibahas disini bebas biaya lisensi. Anda hanya perlu mengganti harga CD, atau biaya koneksi Internet untuk mendownload software.


CATATAN

Panduan singkat ini saya tulis dari ingatan saya tanpa merujuk ke instalasi yang sudah saya kerjakan (karena sedang tidak berada di lokasi ybs). Oleh karena itu jika Anda menemukan ada kesalahan/kekeliruan, mohon kontak saya agar dapat saya betulkan. Terimakasih banyak.


KEBUTUHAN

1. Jaringan komputer, sebaiknya dengan bandwidth 100 Mbps
2. Komputer server, dengan spesifikasi minimal sebagai berikut (untuk 5 workstation):
Prosesor 800 MHz, memory 512 MB, hard disk 20 GB
3. Komputer workstation :
Prosesor 200 MHz, memory 32 MB, network card yang ada di daftar yang ada di http://www.rom-o-matic.net,
dan card VGA yang didukung oleh FC3



PANDUAN SINGKAT

1. Install Fedora Core 3. CD instalasinya ada 4 buah, bisa dibeli misalnya dari http://gudanglinux.com atau http://capoeng.net
2. Pada saat pemilihan software, pilih untuk memasang semuanya. Ini akan membutuhkan tempat sekitar 5 GB di hard disk.
3. Setelah selesai, download file iso LTSP 4.1 dari http://ltsp.org
4. Buat agar file iso tersebut bisa diakses seperti CDROM. Lakukan langkah2 berikut :


        mkdir /mnt/temp
        mount -o loop /nama-file-LTSP-41.iso /mnt/temp

5. Install LTSP

        cd /mnt/temp
        rpm -ihv /mnt/temp/ltsp-utils-0.11-0.noarch.rpm

6. Setup LTSP

        ltspadmin

Lalu konfigurasikan semua item yang ada. Akan ada beberapa service yang belum di-enable/jalankan.

7. Jalankan beberapa service yang dibutuhkan oleh LTSP
        
        /etc/init.d/dhcpd start
        /etc/init.d/tftpd start
        /etc/init.d/nfs start

8. Enable XDCMP :

        gdmsetup

Lalu pastikan bahwa XDCMP bisa diakses dari network. Kalau tidak, maka layar login tidak akan muncul di workstation.
JANGAN langsung edit file konfigurasi X11 karena mudah untuk melakukan kesalahan
(saya awalnya melakukan ini, dan workstation jadi tidak bisa login)


9. Buat user untuk workstation

        useradd user1
        useradd user2
        useradd user3
        dst

10. Jalankan lagi ltspadmin, dan selesaikan semua konfigurasi yang belum selesai.

        ltspadmin

Ada kemungkinan XDCMP tetap akan dicantumkan statusnya sebagai "not running".
Acuhkan saja, kelihatannya ini semacam glitch-nya FC3.


11. Setup /etc/dhcpd.conf
Terlampir adalah contoh isinya. Setelah selesai, lalu restart dhcpd : /etc/init.d/dhcpd reload


12. Setup /opt/ltsp/i386/etc/lts.conf
        Lihat lampiran di akhir email ini untuk contoh isinya.

13. Sebaiknya pasang firewall, yang mudah dipakai misalnya http://firehol.sourceforge.net
Ini untuk mencegah penjahat menjadikan server Anda bulan-bulanan mereka. Warnet sangat rentan diserang penjahat elektronik, karena biasanya mereka online dalam waktu yang lama, sehingga para penjahat mempunyai waktu yang banyak untuk mencoba-coba membobol Anda.
Terlampir adalah contoh isi file /etc/firehol/firehol.conf, pastikan dulu bahwa sudah cocok utk keperluan Anda.
Untuk menjalankannya, ketikkan "firehol.sh start"


14. Cari tahu jenis network card di workstation, lalu download & buat bootdisknya dengan membuka http://www.rom-o-matic.net
Untuk membuat bootdisk dengan file dari situs tsb, bisa menggunakan Rawwrite - http://uranus.it.swin.edu.au/~jn/linux/rawwrite.htm


15. Boot workstation dengan bootdisk tadi - selamat menikmati kebebasan.

16. Billing - bisa menggunakan Open Kiosk: http://openkiosk.sourceforge.net/
Jika Anda menggunakan Debian, mungkin bisa juga mencoba dari rab.co.id : http://www.rab.co.id/download/



TIPS-TIPS

1. Jika Windows masih sangat diperlukan - misal: printer hanya ada drivernya di Windows, dll; maka Anda bisa menjalankan di server.
Beli satu lisensi Windows, lalu pasang QEMU. Maka Windows kemudian dapat dijalankan di atas Linux di server.


2. Komputer dengan prosesor VIA (winchip?) sepertinya tidak cocok dengan FC3. (ada yang bisa mengkonfirmasi?)

3. Pastikan bahwa server Anda tidak kekurangan memory. Kekurangan memory dapat menyebabkan turunnya kecepatan di workstation secara drastis. Untuk memonitor situasi di server (jumlah memory yang sudah terpakai oleh program, beban kerja prosesor, dll) cukup ketikka "top"

4. Kalau layar monitor gelap/kacau, mungkin :

4a. Setting vertical refresh terlalu tinggi. Tambahkan baris berikut ini di /opt/ltsp/i386/etc/lts.conf

        X_VERTREFRESH   = "50-70"

        Ini kompatibel dengan mayoritas monitor yang ada.

4b. Setting resolusi layar terlalu tinggi. Tambahkan baris berikut ini di /opt/ltsp/i386/etc/lts.conf

        X_MODE_0        = 640x480

        Kalau jadi muncul gambarnya, coba naikkan sedikit,
        karena resolusi di atas sebetulnya tidak nyaman untuk pemakaian 
sehari-hari

        X_MODE_0        = 800x600

        Kalau jadi kacau lagi, kembalikan lagi ke 640x480.

5. Untuk edit file dengan mudah, ketikkan "gedit <nama file>"
   Contoh: "gedit /etc/dhcpd.conf"

6. Untuk setting akses Internet, klik Application - System Settings - Internet Configuration Wizard
Lalu, masukkan DNS server dari ISP Anda ke file /etc/resolv.conf (kalau tidak maka Anda tidak akan bisa browsing)



LAMPIRAN - contoh isi /etc/dhcpd.conf ==============================================
#
# Sample configuration file for ISC dhcpd
#
# Make changes to this file and copy it to /etc/dhcpd.conf
#
ddns-update-style none;
default-lease-time 21600;
max-lease-time 21600;
option subnet-mask 255.255.255.0;
option broadcast-address 192.168.0.255;
option routers 192.168.0.1;
option domain-name-servers 192.168.0.1;
option domain-name "ltsp";
option root-path "192.168.0.1:/opt/ltsp/i386";
option option-128 code 128 = string;
option option-129 code 129 = text;


subnet 192.168.0.0 netmask 255.255.255.0 {
    use-host-decl-names      on;
    option log-servers       192.168.0.1;
##
## If you want to use static IP address for your workstations, then un-comment
## the following section and modify to suit your network.
## Then, duplicate this section for each workstation that needs a static
## IP address.
##
    host ws001 {
        hardware ethernet    00:60:08:3C:6C:1C;
        fixed-address        192.168.0.201;
        next-server             192.168.0.1;
        filename                "/lts/2.4.26-ltsp-3/pxelinux.0";

#filename "/lts/vmlinuz-2.4.26-ltsp-3";
}
host ws002 {
hardware ethernet 00:10:5A:61:F4:D1;
fixed-address 192.168.0.202;
next-server 192.168.0.1;
filename "/lts/2.4.26-ltsp-3/pxelinux.0";
}
host ws003 {
hardware ethernet 00:60:97:73:49:18;
fixed-address 192.168.0.203;
next-server 192.168.0.1;
filename "/lts/2.4.26-ltsp-3/pxelinux.0";
}
host ws004 {
hardware ethernet 00:10:5A:6D:53:E1;
fixed-address 192.168.0.204;
next-server 192.168.0.1;
filename "/lts/2.4.26-ltsp-3/pxelinux.0";
}
host ws005 {
hardware ethernet 00:06:4F:09:67:64;
fixed-address 192.168.0.205;
next-server 192.168.0.1;
filename "/lts/2.4.26-ltsp-3/pxelinux.0";
}
host ws006 {
hardware ethernet 00:60:97:03:EF:B9;
fixed-address 192.168.0.206;
next-server 192.168.0.1;
filename "/lts/2.4.26-ltsp-3/pxelinux.0";
}
##
## If you want to use a dynamic pool of addresses, then un-comment the following
## lines and modify to match your network.
##
## subnet 192.168.0.0 netmask 255.255.255.0 {
## range dynamic-bootp 192.168.0.1 192.168.0.253;
## }
##
}
#
# If you need to pass parameters on the kernel command line, you can
# do it with option-129. In order for Etherboot to look at option-129,
# you MUST have option-128 set to a specific value. The value is a
# special Etherboot signature of 'e4:45:74:68:00:00'.#
# Add these two lines to the host entry that needs kernel parameters
#
# option option-128 e4:45:74:68:00:00; # NOT a mac address
# option option-129 "NIC=ne IO=0x300";
#




LAMPIRAN - contoh isi /opt/ltsp/i386/etc/lts.conf ==================================

[Default]
        SERVER             = 192.168.0.1

        XSERVER            = auto
        X_MOUSE_PROTOCOL   = "PS/2"
        X_MOUSE_DEVICE     = "/dev/psaux"
        X_MOUSE_RESOLUTION = 400
        X_MOUSE_BUTTONS    = 3
        USE_XFS            = N

        SCREEN_01          = startx
        SCREEN_02          = shell
        SCREEN_03          = shell
        USE_NFS_SWAP       = N
        
        SOUND           = Y
        X_VERTREFRESH   = "60-70"


[ws002] X_MODE_0 = 800x600 SOUND = N [ws005] X_MODE_0 = 800x600



LAMPIRAN - contoh isi /etc/firehol/firehol.conf ====================================

version 5

### Bikin rute dari LAN ke Internet, sehingga komputer di LAN bisa browsing Internet
router lan2internet inface eth0 outface ppp+
masquerade
route all accept


### tidak ada batasan di LAN
interface eth0 lan
        policy accept

### Untuk Internet - kita bebas mengakses keluar; tapi akses dari luar (Internet) diblokir total
interface ppp+ internet
client all accept


================================================================

note: saya belum nemu nih mirror LTSP 4.1 & updates utk FC3 di Indonesia - anyone ?
(FC3 sepertinya agak kurang stabil kalau belum di update)



-- Berhenti langganan: [EMAIL PROTECTED] Arsip dan info: http://linux.or.id/milis



Kirim email ke