On Fri, 12 Aug 2005, Masim "Vavai" Sugianto wrote: > > Walau dg resiko hilang kesempatan dibayarin terbang dengan bussiness > > class, dan nginep di hotel 5 star. Dan diganti dg kadang harus jalan > > sendiri dari kantong sendiri. > > > > IMW > > > Pengalaman pribadi Pak IMW ya Pak, hihihi... > > Kadang kenikmatan & kebahagiaan memang tidak bisa diukur dengan terpenuhinya > segala kebutuhan pak. > > Jika melihat ekspansi-nya M$, sempat terbersit dihati, tentu butuh perjuangan > yang tidak ringan untuk menjadikan Open Source exist di Nusantara. >
Terus terang situasi saya mungkin agak enak dalam usaha mempromosikan Open Source (walau tidak disebut berlebih-lebihan). Dukungan Universitas Gunadarma yg kondusif, membuat saya ndak perlu mikir masalah "dapur ngebul" vs kesibukan mempromosikan Open Source. Jangankan utk transportasi saya seminar, utk yg lebih besar aja, Univ Gunadarma bersedia memberikan dukungan. Ndak salah kalau saya harus berterima kasih secara terbuka :-) Tapi memang terkadang tawaran "lebih dari dapur ngebul" yg membuat orang sering berfikir dua kali, utk ikut-ikutan sibuk ke sana sini melakukan sosialisasi IMW -- Berhenti langganan: [EMAIL PROTECTED] Arsip dan info: http://linux.or.id/milis

