edi s. mulyanta wrote:
Ini hanya hasil saya keliling toko buku di Indonesia selama 2005,
mungkin dapat menjadi masukan bagi temen-temen.
Buku Linux, tidak laku untuk dijual dan termasuk "Slow Moving", sehingga
buku-buku tema Linux akan di "singkirkan" dari rak-rak toko buku yang
semakin sesak saja.
Saya sudah gembar-gembor tentang penulisan buku Linux semenjak 2 tahun
yll. Kalau di hadapkan pada fakta tsb, menjadi semakin berat saja untuk
mengangkat tema Linux ke jenjang penulisan buku. Atau mungkin Linux
nggak cocok untuk ditulis via media buku ya.. :-(

Saya tak tahu untuk kota lain, tapi untuk dijakarta sendiri justru banyak sekali buku-buku tentang linux di toko buku (gramedia, gunung agung, kharisma dll). Yg saya pikir malah mungkin (secara kuantitas) buku2 linux sedang booming. Mengenai prosentase laku atau tidak dibandingkan buku lain saya kurang tahu, tapi yg jelas secara umum penjualan buku fiksi > buku non fiksi. jadi bukan hanya berlaku untuk buku linux saja.

Mungkin anda punya statistik penjualan buku ttg linux vs buku ttg windows?

--

--beast
sum.ldap.or.id/blog


--
Berhenti langganan: [EMAIL PROTECTED]
Arsip dan info: http://linux.or.id/milis

Kirim email ke