On 12/26/06, Frans Thamura # Flatburger <[EMAIL PROTECTED]> wrote:
Hi semuanya,

saya baru sms-an beberapa minggu lalu dengan Pak Rus, dan kebetulan saya
juga ikutan tim D3 TKJ, dibawah Pak Gatot diknas,

saya melihat ada kurikulum yang bagus di D3 TKJ, dimana dari smester 2
sudah ber linux ria.

nah pak rus juga bilang mengenai SMA apa gitu yang pakai Linux sebagai
kurikulum

nah saya ingi n tahu yang SMA berLinux ini berapa banyak yah.

sebab negara tetangga kita ini bilang ada 11.000 lebih sekolah ber MS ria.

wah kalau 1Vs 10.000 mah ini kacau juga.

baru lagi kemarin meeting dengan purek kampus yang besar, beliau bilang
mirip pak SD, linux untuk experiment bukan dipakai untuk sesuatu yang
serius, ini statemen dah 2 orang, satu menteri satu purek (malah ini
orang lebih berkuasa dari rektor, karena bossnya uang).

ada comment?

Memang berap urusannya kalo dunia pendidikan kita begini. Tapi apa
boleh buat kondisinya memang demikian. Kalo kampus saya masih punya
harapan sama mahasiswa karena mereka bebas berorganisasi secara
independen jadi bareng2 ajah kita dorong KSL ato apalah namanya kalo
di KPLI-jakarta kita punya program blackroot. Kalo SMA/U ini yang agak
berat SMK beruntung punya Pa Gatot tapi sayangnya dirjen SMU ga
seperti Pa Gatot. Mo masuk satu2 waduh lelahnya karena birokrasi di
sekolah kadang lebih ribet dari yang dibayangkan. Kita dah jajalin
dari sejak masih Mas Batara ketuanya 3 tahun lalu. Tapi pegel rasanya.
Masalahnya OSIS ga punya independensi sebesar BEM/Senat, pushnya laen.
Tapi kalo mahasiswa saya masih optimis

--
Berhenti langganan: [EMAIL PROTECTED]
Arsip dan info: http://linux.or.id/milis




--
Resza

KPLI - Jakarta

--
Berhenti langganan: [EMAIL PROTECTED]
Arsip dan info: http://linux.or.id/milis

Kirim email ke