2008/3/13 <[EMAIL PROTECTED]>: > On 3/12/08, Joshua Jackson <[EMAIL PROTECTED]> wrote: > > On 3/12/08, Johannes Christian <[EMAIL PROTECTED]> wrote: > > > > > Penyelenggara warnet kemungkinan besar saya rasa tidak ingin melanggar, > > > tapi konsumen yang memaksa mereka melanggar aturan (menggunakan software > > > propietary tapi pengen harga murah. > > > > Ya makanya konsumennya yang harus di-didik nih :( > > Ini adalah pekerjaannya yang di lini depan --- contoh: aktivis linux, > guru, staff IT, warnet, ..... > > Kalau ada kemauan, akan ketemu jalannya. > > btw; makin banyak regulasi, makin susah hidup jadinya. > > Sebaiknya kita tiru kawan2 para aktivis Internet saja pada zaman salah > satu Menkominfo -- ketika ditanya mau dibuatkan regulasi apa agar > internet bisa berkembang di Indonesia; jawabannya adalah : tolong > jangan buat regulasi apa-apa. > > Permintaan tersebut disanggupi & ditepati. Pada masa jabatan beliau, > nyaris tidak ada regulasi apa pun soal internet. Dan hasilnya nyata; > pada saat itu internet di Indonesia perkembangannya melonjak dengan > sangat pesat. >
yap setuju. sebaiknya sebelum mengusulkan rencana apalagi yang menyangkut banyak hajat orang ke menteri , dalam hal ini pemilik warnet, sebaiknya di rembugkan dulu dengan komunitas warnet. semisal awali dan awari. kalo dari awali dan awari udah ok silahkan dilanjut. supaya tidak ada kesan seolah olah rencana pembagian warnet menjadi 3 kelas ini memang berasal dari mayoritas pemilik warnet. cmiww budi -- ~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~ BiOS Baliwae - Biling Open Source The Best Innovative Software Versi OSC UGM. http://bios.baliwae.com -- Berhenti langganan: [EMAIL PROTECTED] Arsip dan info: http://linux.or.id/milis

