On 3/25/08, Sumitro <[EMAIL PROTECTED]> wrote:

>  8. Bila Bill Gates hadir di Indonesia pada awal Mei 2008, dan kondisi butir
>  6 diatas dapat tercapai sebagian, maka kita memilki bargaining position yang
>  sangat kuat untuk menekan agar harga2 Software Proprietary khusus bagi
>  negara berkembang seperti Indonesia untuk diturunkan harganya. Kita punya
>  pilihan, kalau tetap mahal, maka kita pilih Software Open Source. Kita tidak
>  perlu mengemis, minta maaf atau minta ampun kepada Bill Gates, sebab kita
>  tidak melakukan pelanggaran hukum apapun. Para Pemimpin Indonesia bisa
>  berdiri tegap, tidak perlu membungkuk-bungkuk berhadapan dengan Bill Gates,
>  sebab kita bukan golongan peminta-minta.


Jangan mau meminta-minta. Wong kita sebetulnya malah bisa memberikan
masukan-masukan kepada Bill Gates, seperti :


[ 1 ] Bikin layanan-layanan yang lebih bagus dari Google. Pasti
Microsoft punya resources & bisa untuk melakukan ini.

Kalau Bill Gates setuju, maka siap-siap saja Bill Gates kembali
menjadi orang terkaya di dunia  :-)


[ 2 ] Sekarang bukan zamannya lagi jualan software proprietary.

Buktinya bisa dilihat dari nilai saham Google, saat ini sudah mencapai
 US$ 450.
Sedangkan nilai saham Microsoft pada saat ini cuma US$ 29, he he  :-)

Juga income Google yang terus naik dengan cepat. Saat ini saja 3x
lipat dari sebelumnya.

Apakah Bill Gates tertarik ? Mustinya sih iya  :-)


[ 3 ] Sekarang adalah zamannya service, bukan software proprietary.

Saat ini mirip seperti pada saat launching Windows 95 dulu. Bill Gates
jeli melihat bahwa Internet akan meledak, dan segera menyisipkan
Internet Explorer di Windows 95.
Ya, sebetulnya Windows95 tidak ada browsernya.

Berkat kejelian tersebut, maka Internet Explorer melejit menjadi
browser nomor 1 di dunia, dan turut membawa Windows naik bersamanya.

Sekarang Microsoft kembali sedang berada di persimpangan jalan lagi.

Terserah apakah Bill Gates akan bisa/mau melakukan perubahan tadi
lagi, ataukah Microsoft akan terus menurun saja seperti sekarang dan
dilindas oleh kompetitor-kompetitor seperti Google dan lainnya.


[ 4 ] Google : "Do no evil"  = Trust = success (1)

Microsoft : "Do absolutely no evil" = absolute Trust = absolute success

Memangnya bisa? Kalau Microsoft mau, pasti bisa.


[ 5 ] Ditunggu distro Microsoft Linux nya  :-)   with no strings
attached, of course.



Salam,
Harry


(1) poin ini disimplikasi secara masif untuk penekanan pada pesan yang
ingin disampaikan.


>
>  Silahkan kawan2 memberikan tanggapan atau persetujuan, dan bila ada
>  alternatif lain yang lebih baik, silahkan disampaikan di Forum ini.
>  Atas perhatiannya kami ucapkan terimakasih.
>
>  Wassalam,
>  S Roestam
>   --------------------
>  Bagi yang belum ikut Voting Penggunaan Software PC/Laptop masing-masing,
>  silahkan buka URL:
>  http://duniatelematika.blogspot.com
>
>   ----Original Message----
>  From: [EMAIL PROTECTED]
>  Date: 25/03/2008 13:00
>  To: <[EMAIL PROTECTED]>
>  Subj: Re: [mastel-anggota] Re: [Telematika] Data Usang Survey BSA Tahun 2006
>  vs Data Mutakhir        Survey Terbuka 2008 tentang Penggunaan Software
>  Legal/Illegal di Indonesia,     mana yang lebih valid?
>
>  Pak Sumitro dan anggota milis yang baik,
>
>  Sebaiknya kita semua tak perlu terlalu risau dengan pemeringkatan
>  perusahaan multi-nasional luar negeri (yang tentunya mempunyai maksud
>  tertentu demi kepentingan mereka), apakah itu nomor 1 dari bawah atau
>  nomor 1 dari atas sekalipun, yang penting apakah ini baik untuk
>  kepentingan nasional.  [Buat apa sih dapat nama, tetapi rakyatnya miskin?!]
>
>  Kita sebaiknya selalu berpegang pada kepentingan nasional, kepentingan
>  rakyat banyak (bukan juga rakyat elite saja), kepentingan berikutnya
>  adalah teman2 negara2 berkembang yang harus bersatu menghadapi hegemoni
>  negara maju yang kebanyakan hanya mementingkan pasar di negara
>  berkembang demi perkembangan perusahaan multi-nasional mereka (yang
>  beberapa anggarannya lebih besar dari anggaran belanja negara kita).
>  Penting sekali untuk memperjuangkan kebersamaan negara berkembang
>  (merangkul negara berkembang) di forum internasional apapun tentunya
>  selama itu sesuai dg kepentingan nasional, oleh karena hanya dg demikian
>  kita bisa melawan negara maju (yang saat ini pemerintahannya
>  dikendalikan perusahaan2 multi-nasional mereka).
>
>  Tentunya dalam strategi perjuangan Bangsa sesuai urutan kepentingan di
>  atas (kepentingan nasional dan kemudian kepentingan bersama negara2
>  berkembang), menghadapai negara maju/perusahaan multi-nasional kita
>  harus memiliki taktik2 tertentu yang disesuaikan dg kondisi dan situasi
>  lapangan. Sebagaimana dalam perang kita bisa kalah suatu pertempuran
>  namun perang harus kita menangkan.
>
>  Ha, ha, ha, kadang kita harus mengalah dalam pertempuran asal tidak
>  kehilangan arah (strategi).
>  Konkritnya bisa saja kita berkompromi misalnya dengan Bill Gates, namun
>  kita perlu waspadai apakah kesepakatan sementara tsb akan menguntungkan
>  rakyat, misalnya dalam melepaskan ketergantungan kita dari piranti lunak
>  dan aplikasi MS yang harus kita bayar mahal.  Bila MOU tsb akan
>  menyebabkan pegawai pemerintah menjadi terbiasa dan sulit lepas dari MS,
>  maka sebaiknya harus kita berhati-hati. Demikian juga bagi Depdiknas
>  agar tidak menerima begitu saja kemudahan atau fasilitas MS.
>
>  Bagaimana caranya?
>  Kita harus berani dan sampai hati untuk misalnya memasukkan suatu
>  kalimat yang mengatakan bahwa untuk tidak menyebabkan ketergantungan
>  pada SW dan aplikasi proprietary maka dalam pelatihan dan pembiasaan MS
>  juga harus diperkenalkan introduksi terhadap SW open source. :-)
>
>  Anda akan berkata, mana mau dia?!
>  Nah, disini kita diuji mental dan ketabahan, dan pandai2 mencari alasan
>  yang masuk akal bagi lawan sekaligus lawan kita. Caranya dengan
>  memperlihatkan segi yang menguntungkan bagi kedua pihak, tetapi untuk
>  jangka panjang.
>  Nah, pekerjaan rumah bagi kita.
>  Suatu PR yang tidak mudah, namun tidak mustahil.
>
>  Kita harus bisa meyakinkan mereka, anatara lain bahwa demi masa depan MS
>  sendiri yang sangat berpengaruh akan lebih menguntungkan kalau mereka
>  juga berjuang untuk mengangkat kemandirian negara berkembang seperti
>  Indonesia yang notabene adalah negara berpenduduk no. 4 dalam jumlah
>  penduduk dan pasar masa depan mereka yang luar biasa kalau bisa mandiri
>  dan sejahtera.
>  Dengan cara yang sekarang dan apa yang dicapai hingga kini MS tak
>  memiliki reputasi yang terlalu baik. Posis MS saat ini hanya akan
>  mendorong (trigger) perlawanan (resistance) karena kesan keserakahan
>  untuk mematikan kompetitornya. Padahal banyak perusahaan nomor wahid di
>  AS menyenangi kompetisi yang sehat.
>
>  [Bill Gates, sebagai pribadi kita sangat menghargai a.l. kepedulian dia
>  kepada orang tersisih sehingga $20 Milyar dari uang pribadinya dia
>  sumbangkan, namun sebagai pemegang kunci MS dimana dia dg satu kata saja
>  bisa menghentikan suatu proyek penting walaupun dia bukan CEO lagi]
>
>  Akhirnya perkenankan saya menyampaikan dengan segala kerendahan hati
>  kepada teman-teman yang merayakannya:
>
>    "Selamat Paskah.
>    Semoga puasa, pantang dan pengorbanan yang  berpuncak pada
>    Kebangkitan memberi semangat baru untuk perjuangan selanjutnya bagi
>    sesama sekitar kita, bagi Bangsa dan Negara"
>
>
>  Wassalam,
>  APhD
>
>  S Roestam wrote:
>
>  >Bapak MenRistek Kusmayanto Kadiman yang kami hormati,
>  >Bapak MenKominfo M. Nuh yang kami hormati,
>  >Bapak2, Ibu2, Kawan2 Milis yang kami hormati,
>  >
>  >Puji syukur kita panjatkan kehadirat Allah SWT, karena atas rahmat dan
>  >petunjuk-Nya-lah maka Pemerintah c.q. MenKominfo dan MenRistek telah
>  >menggulirkan kembali Semangat Indonesia Go Open Source (IGOS) mulai
>  >saat ini.
>  >
>  >Ini adalah sebuah berita yang sudah lama di-tunggu seenap Masyarakat
>  >Telematika Indonesia. Semoga dengan semangat baru IGOS ini bangsa dan
>  >negara Indonesia bisa berdiri tegak di dunia Internasional sebagai
>  >bangsa yang mandiri, terhormat serta dapat membersihkan dirinya dari
>  >citra buruk yang selama ini membelenggu sebagai negara pengguna
>  >software illegal no 8 tertinggi di dunia dan nomor 3 teringgi di Asia.
>  >
>  >Kami yakin dan percaya, bahwa dengan membangkitkan kembali semanagt
>  >IGOS, dunia Telematika Indonesia dapat maju dengan pesat, dan akan
>  >makin banyak karya2 anak bangsa yang dapat disumbangkan bagi kemajuan
>  >Indonesia dan dunia Internasional. Banyak permasalah yang membelenggu
>  >Indonesia selama ini dapat dilenyapkan, Insya Allah.
>  >
>  >Semoga mendapat dukungan semua pihak.
>  >Wassalam,
>  >S Roestam
>  >===============
>  >
>  >----Original Message----
>  >From: [EMAIL PROTECTED]
>  >Date: 25/03/2008 8:27
>  >To: "S Roestam"<[EMAIL PROTECTED]>
>  >Cc: <[EMAIL PROTECTED]>, <[EMAIL PROTECTED]>,
>  ><[EMAIL PROTECTED]>, <[EMAIL PROTECTED]>, <egov-
>  >[EMAIL PROTECTED]>, <[EMAIL PROTECTED]>, <[EMAIL PROTECTED]>,
>  ><[EMAIL PROTECTED]>, <[EMAIL PROTECTED]>
>  >Subj: Re: [Telematika] Data Usang Survey BSA Tahun 2006 vs Data
>  >Mutakhir       Survey Terbuka 2008 tentang Penggunaan Software Legal/Illegal
>  >di Indonesia,  mana yang lebih valid?
>  >
>  >Saya seneng banget, akhirnya Kominfo sebagai salah satu deklarator
>  >IGOS
>  >beberapatahun lalu bersama Mendiknas, MenHuk&HAM (d/h MenKeh), MenPan
>  >&
>  >Menristek mau juga menggulirkan kembali semangat IGOS. Puji Syukur
>  >kehadirat-Nya.
>  >
>  >Wassalam,
>  >KK
>  >
>  >
>  >On Tue, 2008-03-25 at 06:21 +0700, S Roestam wrote:
>  >
>  >
>  >>Pak AS dan Kawan2 Yth,
>  >>
>  >>Terimakasih atas ajalan Bapak untuk bekerja mengembangkan Open
>  >>
>  >>
>  >Source
>  >
>  >
>  >>dan Konten-nya melalui jalur masing-masing.
>  >>Barangkali inilah yang sekarang bisa kita kerjakan, sebab memang di
>  >>Indonesia ini sulit untuk melakukan koordinasi secara nasional.
>  >>
>  >>Contoh nyata, DEPKOMINFO merencanakan untuk menyelenggarakan IGOS
>  >>Summit 2 tanggal 6-7 Mei 2008 di JaCC Jakarta. Saya baru tahu
>  >>
>  >>
>  >kemarin
>  >
>  >
>  >>melalui Milis Linux-aktivis. Waklaupun demikian, kita juga
>  >>
>  >>
>  >mendukung
>  >
>  >
>  >>upaya ini, makanya kemarin langsung saya posting di 6 Milis lainnya
>  >>agar kawan2 yang punya visi yang sama ikut mendukung.
>  >>
>  >>Upaya saya untuk mengajak secara bersama untuk menyusun suatu
>  >>
>  >>
>  >Database
>  >
>  >
>  >>TIK Nasional, melalui Sutvey Nasional yg Komprehensif rupanya juga
>  >>belum ada yang menaggapi. Tujuan utama agar kita tidak menjadi
>  >>
>  >>
>  >bulan2an
>  >
>  >
>  >>Informasi Asing yang bertendensi memojokkan bangsa dan negara
>  >>Indonesia.
>  >>
>  >>Masalah lainnya adalah tentang "Roadmap Telematika Indonesia 2008",
>  >>quo vadis? Mau dibawa kemana kita semua?
>  >>
>  >>Yang diperlukan Indonesia saat ini adalah : e-Leadership, yang
>  >>
>  >>
>  >menurut
>  >
>  >
>  >>pak Onno definisinya adalah:
>  >>
>  >>â&#128;&#156;Leader is one who knows the way, shows the way & goes the 
> wayâ&#128;
>  >>
>  >>Bisa dilihat di URL: http://mastel.wordpress.com/category/e-
>  >>leadership/
>  >>
>  >>Silahkan ditanggapi.
>  >>Wassalam,
>  >>S Roestam
>  >>Sent via Open Source Software "Blankon Konde v.2.0" made ini
>  >>
>  >>
>  >Indonesia
>  >
>
>
>
>  --
>  Berhenti langganan: [EMAIL PROTECTED]
>  Arsip dan info: http://linux.or.id/milis
>
>

--
Berhenti langganan: [EMAIL PROTECTED]
Arsip dan info: http://linux.or.id/milis

Kirim email ke