Pak Sanjaya Kosasih dan Kawan2 Milis Yth,
Usulan pak Sanjaya Kosasih terlampir dibawah ini adalah sebuah idee yang
brilyan untuk melumpuhkan dan mengilangkan Situs/URL yang berisikan Video
Film Fitna, tanpa merugikan kepentingan masyarakat Indonesia umumnya.
Kalau saja seluruh Bloggers, Crackers dan Hackers Indonesia secara
bersama-sama dan sinkron melakukan serangan ke Situs2 dan URL yang memuat
Video Film Fitna, maka kami percaya dalam wakru singkat Situs2 dan URL-URL
tersebut akan rontok!
Kapan kita akan mulai dan siapa mau jadi Komandan-nya?
Silahkan ditanggapi.
Wassalam,
S Roestam
Anggota Blogger Indonesia
http://masyarakatinformasi.blogspot.com
======================================
Sent via Open Source Software "Blankon Konde" version 2.0 Made ini Indonesia
----Original Message----
From: [EMAIL PROTECTED]
Date: 09/04/2008 19:09
To: <[EMAIL PROTECTED]>
Subj: Re: [Telematika] Sebuah Usulan: Melawan Penyebaran Video
"Fitna" di Internet
Sebuah statement yang menggugah solidaritas warga negara.
Salut Bos
2008/4/9 Sandjaja Kosasih <[EMAIL PROTECTED]>:
Janji dari para ISP dan NAP adalah pemblokiran selama 10 hari
situs-situs yang diasumsikan memuat video Fitna karya politikus Belanda
Geert Wilders. Setelah itu blokir dibuka dan hanya 10 URL terpopuler saja
yang diblok.
Jika membaca komentar2 yang ada di luar negeri, hal-hal terkait agama ini
memang sangat jahat, teramat sangat jahat karena bisa memecah belah umat
manusia, menimbulkan pertikaian bahkan peperangan yang memakan korban nyawa.
Jauh lebih berbahaya dibanding masalah2 pornografi yang menurut komentar2
tersebut tidak menimbulkan korban nyawa. Jadi kasus video Fitna yang jelas2
mengadu antar umat beragama memang layak untuk lebih spesifik dibahas
dibanding pornografi.
Youtube.com adalah sasaran tembak dari pak Nuh (ada suratnya), tetapi
memang akhirnya membunuh nyamuk Fitna itu tidak pakai raket listrik pembunuh
nyamuk tapi karena perintah yang tidak menegaskan pakai cara apa
membunuhnya, maka ditembaklah nyamuk itu dengan rudal fogging pembunuh
nyamuk yang mengakibatkan rumah (youtube.com) dimana nyamuk itu berada
tidak layak dikunjungi karena menyesakkan nafas manusia dan segala hewan
peliharaan, termasuk juga beberapa rumah di sekitarnya ikut-ikutan tidak
bisa didatangi sementara waktu. Apakah nyamuknya hilang? Ternyata tidak.
Nyamuk itu sudah berkembang biak dimana-mana. Beruntung tidak dihancurkan
rumahnya, tapi masih tertutup asap saja, jadi dengan masker (proxy) rumah
itu masih bisa dikunjungi.
Menghilangkan video Fitna di internet adalah tidak mungkin. Memblokirnya
juga tidak mungkin efektif 100% karena selalu ada jalan untuk menuju
youtube.com dan juga situs-situs lain yang diblokir. Apakah kita harus
memblokir juga google.com, yahoo.com yang juga memuat video Fitna? Saya
kira ISP sudah tahu ada video itu juga di google.com dan yahoo.com tapi
resiko memblokir dua situs ini akan melumpuhkan usaha internet di Indonesia
dan menjadi tertawaan dunia.
Yang bisa dilakukan komunitas pengguna internet di Indonesia saat ini dan
juga nanti setelah blokir dicabut adalah secara bersama-sama menemukan
dimana saja video Fitna itu berada di internet. Memberikan tanda (flag) jika
itu di youtube.com agar tidak sembarang orang bisa mengaksesnya, bahkan
perlu login untuk mengaksesnya. Lalu memberitahu admin situs yang ditempati
(apakah itu youtube.com atau situs lainnya) bahwa ada video tidak layak
yang ada di situsnya. Sangat tidak layak dan bisa berakibat ada nyawa yang
hilang jika terjadi pertikaian gara-gara video itu. Jika video porno bisa
dihapus dari youtube.com oleh pengelolanya karena laporan pengakses,
kenapa tidak dengan video Fitna yang jelas jauh lebih berbahaya dibanding
materi porno?
Bagaimana komandonya?
Banyak blogger yang bisa menjadi komando untuk komplain secara
bersama-sama dan rutin kepada admin situs-situs yang ditempati video Fitna.
Saya berasumsi jika satu surat pak Nuh tidak mempan untuk menghapus video
Fitna di youtube.com. Maka harusnya ribuan komentar atau email dari para
aktivis internet dapat menjadi perhatian para admin situs-situs yang
ditempati oleh video Fitna tersebut.
Dengan cara ini maka kepentingan pengakses internet tidak terganggu karena
yang ditentang atau dihadang adalah video itu bukan seluruh situsnya.
Meningkatkan rasa kebersamaan ketika ada ancaman terhadap negara di dunia
maya.
Ikut membantu pak Nuh sesuai permintaan pada pertemuan para blogger dan
pak Nuh tanggal 7 April 2008
Menurut asumsi saya hal ini bisa terwujud, karena sekian tahun lalu di
awal internet merambah Indonesia, para cracker Indonesia juga secara
bersama-sama menyerang situs-situs Portugal ketika kepentingan Indonesia di
Timor Timur waktu itu ada masalah. Juga beberapa waktu lalu ketika
situs-situs Malaysia diserang gara-gara ada masalah di dunia nyata.
Saat ini energi untuk membela kepentingan Indonesia di dunia maya terpecah
belah. Ada yang membela pak Nuh, ada yang menentangnya, ada yang mengamini
UU ITE, ada yang ketakutan juga. Sebagian energi ada juga untuk menyerang
"You know who", benar-benar terpecah belah dan tidak fokus. Kita berperang
sendiri dan salah sasaran. Maunya menyerang "You know who" yang kena situs
Menkominfo dan Golkar.
Satu ide bernama "Komando Cadangan Strategis Pembela NKRI di Internet"
boleh juga namanya, tercetus di beberapa milis. Atau komando dibawah Blogger
Indonesia juga boleh. Karena blogger Indonesia sudah diakui Menkominfo juga
kenapa tidak bergerak dengan lebih terarah?
Komunitas internet bisa menunjukkan bahwa penggalangan bisa dilakukan
tidak hanya komunitas underground saja yang bisa. Tapi terkomando secara
bersama-sama baik itu cracker, hacker dan blogger juga. Banyak pengakses
internet yang masih anak-anak dan remaja yang perlu arahan para seniornya
agar jangan ikut-ikutan marah gara-gara blog-nya terblokir dan jadi antipati
pada pemerintah sejak dini.
Salam,
SanKo
--
Berhenti langganan: [EMAIL PROTECTED]
Arsip dan info: http://linux.or.id/milis