2008/9/16 sir BATS <[EMAIL PROTECTED]>: > > Yang saya maksud memberi hak suara, diberi kesempatan BERSUARA (ini > kesalahan saya dalam memilih diksi).... awari adalah salah satu organisasi > (Tools) yang baik untuk menyebarkan luaskan sebuah PC Operating system, > karena awari adalah wadah konsumen sekaligus co-distribotor. Mungkin sangat > baik mendengar mereka bersuara mengapa mereka belum melinux-kan semua PC > yang ada, apa keluhan dan masalahnya, dan apa yang bisa diperbuat KPLI > secara organisatoris. > > Salah satu kawan dekat saya baru saja mengoperasikan warnet Linux dan kata > beliau ternyata TIDAK MUDAH mengoperasikan warnet Linux .... :=)) > semoga kawan saya ini kuat belajar ...
benar sekali.... secara teknis mungkin BISA, namun secara market dan edukasi ke pengguna ini yang menjadi tantangan tersendiri, saya sendiri mengelola 13 warnet linux yang tersebar di berbagai kota sangat merasakan hal ini.... masing masing tempat ternyata mempunyai karakteristik resistansi terhadap linux. Pensiasatan tidak cukup dengan kemampuan teknis pengusaha ataupun teknisi warnet saja, namun juga butuh dukungan dari komunitas, dibeberapa daerah justru seolah olah warnet linux berjalan sendiri....KPLI yang katanya ada disana sama sekali tidak (lagi) terdengar dan atau silaturahim ke warnet-2 linux tersebut (jka butuh data bisa japri ke saya) walopun tidak semua kasus demikian, karena di semarang ini justru kpli semarang sekarang (klisse) dan ubuntu subloco semarang lahir dan bersekretariat di warnet dan juga sekretariat awari. Sehingga ketika ada permintaan support dari pengguna warnet atau perusahaan tertentu yang ingin migrasi menjadi tidak bisa dilayani maksimal... lah bagaimana bisa melayani support ke mereka.... mengurus kehidupan warnet linuxnya sendiri sudah susah payah dan butuh konsentrasi. Jka Warnet Linux sudah mapan pada taraf teknis, maka dia akan mulai konsentrasi dalam hal managemen dan marketting, dan ini berbeda dengan marketting warnet umumnya.... karena warnet linux mempunyai spesifikasi OS yang masih di anaktirikan oleh pengguna komputer di indonesia, nah untuk itu maka startegi saya justru ikut membaur dalam konsep market global sehingga untuk organisasi warnet justru pilihannya pada yang hibrid sehingga dari sisi market bisa terangkat, baik secara bisnis managemen maupun mengangkat nama linux dimata pengusaha warnet OS lainnya..... Intinya...... Industri yang sekarang ini mencoba menjadikan GNU/Linux sebagai pilihan sangat amat membutuhkan partner dari komunitas. Warnet adalah dunia industri yang unik... dia bisa sebagai dunia bisnis, namun juga sebagai lembaga edukasi. Nah apakah dengan demikian ini rekan rekan masih menutup mata dengan 'SUARA' Industri (bukan hanya warnet) yang mulai migrasi ke Linux salam -- Ainul Hakim http://hakim.SmartIKON.com Linux User #417333 Ubuntu User #16430 Awari Member # 17 Semarang Linux http://semarang.linux.or.id http://ubuntu-semarang.org -- Berhenti langganan: [EMAIL PROTECTED] Arsip dan info: http://linux.or.id/milis

