2009/4/1 eko hermiyanto <[email protected]>:
> 2009/3/31 Funny Farady Coastera <[email protected]>:
>> Ane jg dusen TI, Tugas kumpul formatnya bebas (odt, pdf, doc, docx, rtf,
>> LaTeX, ...., djvu) sekarepmu,.. tep aja banyakan pada ngumpulin pake format
>> doc ama docx
>> Bahasa Pemrograman jg ane bebasin (Python, PHP, Java, C, C++, Delphi,
>> Lazarus,...., Perl) sa' mumetmu,.. tep aja banyakan pake Delphi ma VB,..
>> padahal ane udah ngasih contoh program pake Python (Niatnya mau ngeracunin..
>> heheheheh,... Hush.. Martin diem..!!)
>> Whut can I do,.. ??? masa' harus maksain.. kan yang maksain Cuma Mi***soft,
>> padahal pilihanya udah ane duluin yang FOSS... hmpff...
>> Pihak Universitas jg mandang FOSS sbg produk stengah jadi.. (maklum dosen
>> baru, idenya juga masih dianggap mentah) jadi kalau minta dana Susehnya
>> minta ampun,... minta sebuah server buat dijadiin mirror lokal juga kagak d
>> kasih... masa' gw kudu download sendiri ISO ama Reponya,.. maw beli jg
>> gajinya pas-pasan..(masa' istri juga d kasih makan CD) huwaaaa nasib dusen
>> yang punya pemikiran FOSS,...
>>
>> Jadi Pihak mana yang salah??? Kalau dari saya sih mungkin dari pemerintahnya
>> yang salah, contoh.. waktu Richard Stallman dateng ke Indonesia.. mana ada
>> presiden ketemu ma dia,... coba kalau Bill Pagar,.. ????? udah jelas-jelas
>> orangnya makan uang negara kita... tep aja di dewa-dewakan..
>> Kenapa ya Dep Pendidikan tidak membuat undang-undang yang mewajibkannya
>> setiap Universitas untuk masuk dalam POSS (pasti dana lagi, masalahnya)
>
> => Kenapa Richard Stallman tidak ditemui Presiden? Karena dia adalah
> "cuma" seorang philosopher. Kenapa Bill Gates ditemui Presiden? Karena
> dia adalah man of business.
> Ada pepatah, "Wealth has shifted from the man of Church and Crown into
> the man of business". Ini ada benarnya juga. Karena dulu harta
> kekayaan di Eropa abad pertengahan dikuasai Crown(pemerintah dalam
> bentuk keluarga kerajaan atau kekaisaran dan para nobility-nya) dan
> Church(dalam hal ini Gereja Katholik Roma karena hampir sepertiga
> tanah di Eropa dimilikinya -- dengan pengecualian Eropa timur karena
> disini Ottoman Empire jauh lebih berkuasa).

Saya lebih sepakat sama blek. Bukan masalah philosopher nya tapi
kemungkinan masalah tidak dikenal nya jangan kan presiden bahkan saat
pertama kali Richard datang (2002) salah satu sponsor yang notabene
perusahaan IT International besar (Eclipse adalah produk na :-P)
menanyakan siapa sie Richard Stallman ini :-P

Itu semata2 karena beliau sama ma pa presiden, bukan GEEK.

> Bahkan keluarga Medici(salah satu keluarga paling powerful di Florence
> saat itu, bahkan seluruh tanah Italia, dan bahkan juga seluruh penjuru
> Eropa) mempunyai maxim, yaitu "Power to get the money and money to
> guard the power". Dan keseluruhannya, keluarga Medici mendapatkan
> seluruh uang dan kekuasaannya dari business(banking terutama, tetapi
> harap diingat bahwa banking pada masa itu adalah sebuah revolusi
> ekonomi tersendiri disamping juga perdagangan laut dan asuransi
> perdagangan laut itu sendiri).
>
> Kalau mengenai pribadi Richard Stallman dan Bill Gates, saya sangat
> mengagumi mereka berdua, tetapi dalam ranah yang berbeda. Richard
> Stallman adalah seorang philosopher, dia juga menguasai beberapa
> bahasa(kalau bapak-bapak ingin mengirim surat kepada Richard, silakan
> menulis dalam bahasa Indonesia, karena Richard juga bisa berbahasa
> Indonesia), dan juga Richard mengetahui tentang hukum beserta
> Jurisprudence.
>
> Sedangkan Bill Gates adalah seorang yang sangat luar biasa dalam
> business. Dia adalah seorang individu sekaliber Matthew Boulton, St.
> Godric, Robert Woodruff, John D. Rockefeller, Henry Ford, dan Cosimo
> de Medici.

Saya sepaham kalo masalah ini Gerbang adalah pengusaha yang
piawai(meski tidak terlalu suka beberapa cara bisnis na). Meski bisa
di contoh beberapa hal kita tidak akan pernah melihat Yang seperti ini
lagi dimasa depan rasa nya. Dia besar dengan semua kondisi yang yang
sangat pas pada masanya(masa komputer PC dan internet belom
memasyarakat), ini seperti sulit rasanya ada artis pop yang akan
sebesar mitchel jakson dimasa depan.

Tapi kembali lagi rasanya fokus thread ini membahas masalah dosen
artinya masalah pendidikan. Tapi kalo kita tilik lagi ini semua hanya
ekses dari orientasi dan visi baik lembaga pendidikan, maupun para
pendidik kita yang berubah dari orientasi mendidik (memuliakan ilmu
pengetahuan dan mengembangkannya) dalam orientasi membentuk
kemanusiaan yang sejati, menjadi berorientasi BISNIS, secara dalam
masa sulit seperti sekarang BISNIS pendidikan adalah yang tidak
terkena dampak krisis dan paling menguntungkan. Wajar rasanya Kalau
mereka memilih produk yang sebenarnya untuk dunia bisnis (BISNIS
Entertaiment dan BISNIS Antivirus tapi ...).
Yang lebih ngenes lagi bukan cuma ilmu komputer yang para pendidik dan
lembaga pendidikan ini buang bahkan lebih dari itu memberikan ekscuse
yang merusak moral, tujuan sebenarnya PENDIDIKAN. Ekscuse ini adalah
membajak Ok untuk belajar, hampir sama ma nyuci pake air kotor.  :-P.
Bahkan ketika sebuah kampus sudah ada agreement dg M$, apakah mereka
sudah agreement dg Borland untuk memakai produk2 di labnya??

Dengan caranya seperti sekarang lembaga pendidikan kita sudah menjadi
garda terdepan dalam membentuk para malin, pencuri dan oh ya tentu
saja KORUPTOR.

Jauh sudah lembaga pendidikan model Taman Siswa yang menghasilkan
negarawan dan orang-orang besar.

> Kalau kita menyinggung soal Open Source dan Free Software, harap
> diingat bahwa ini tidak mempunyai kaitan dengan business secara
> langsung dalam konteks ini, baik Open Source maupun Free Software
> tidak menentang business. Bahkan Richard menganjurkan business dengan
> Free Software(dan Free Software Foundation juga ber-business dengan
> produk-produk yang free dalam arti bebas, baik itu Free Software
> maupun Free Manual).
>
> Free Software hanya menentang Proprietary Software. Proprietary
> Software itu seperti Unix, VMS(ya, bahkan OpenVMS itu sendiri adalah
> proprietary software), NT. Ketika kita berbicara mengenai Unix,
> operating environment tersebut adalah proprietary. Memang betul bahwa
> software-softwarenya Free Software Foundation(yaitu GNU) adalah Free
> tetapi Linux tidaklah selalu Free karena ada komponen-komponennya yang
> proprietary. Hubungan antara Unix dengan GNU adalah seperti hubungan
> NT dengan ReactOS. Unix dan NT adalah proprietary sedangkan GNU dan
> ReactOS tersebut adalah implementasi free-nya.
>
> Note : Mohon dipahami bahwa disini saya menyebutkan tentang Gereja
> Katholik Roma dan Ottoman Empire, ini adalah murni scholarly
> statement. Tidak ada sentimen pribadi dan sindiran didalamnya.
>
> --
> Berhenti langganan: [email protected]
> Arsip dan info: http://linux.or.id/milis
>
>



-- 
Resza

-- 
Berhenti langganan: [email protected]
Arsip dan info: http://linux.or.id/milis

Kirim email ke