2009/5/13 Rusmanto <[email protected]>
>
> Salah satu kelemahan pemerintah saat ini adalah
> tidak/kurang terkoordinasi.
> IGOS itu program pemerintah, tapi tidak didukung semua menterinya.
>
> Ada menteri yang mendukung penuh FOSS, misal menristek.
> Ada menteri yang mendukung setengah, misal mendiknas dan menkominfo.
> Ada menteri yang tidak mendukung, misal mendag.
> Mungkin karena perdagangan, maka mendukung dagang surat izin (lisensi),
> karena mengira yang dapat didagangkan dari software itu hanya lisensinya. :)
>
> Coba kalau tahu bahwa software open source juga dapat didagangkan,
> maka pasti akan mendukung FOSS...hehehe.
>
> Rus
>

Dalam suatu kesempatan pameran, seorang Menteri mampir di stand PC
LINUX dan mengadakan dialog.

PC : Selamat siang, pak Menteri ... !
Menteri : Siang ... ini stand apa ya ?
PC : Ini stand Linux, pak.
Menteri : Linux ... apa itu Linux ?!!!
PC : Linux itu sistem operasi legal untuk menggantikan Windows, pak.
Dengan Linux kita tidak perlu menggunakan software bajakan lagi dan
nantinya bisa banyak menghemat devisa negara.
Menteri : Tapi koq beda sama Windows ya ...?!!! Sudah .... tidak usah
Linux-Linuxan, pakai yang ada saja  ... masa orang sudah sepuh begini
disuruh belajar lagi.
PC : (dalam hati : kalau tidak mau pakai Linux, kenapa diundang untuk
ikut pameran ... ?)

Tidak berapa lama, salah seorang dirjen kementerian tersebut 'meralat'
perkataan pak Menteri.

Dirjen : Maaf, pak ... maksudnya Pak Menteri, Linux itu bagus. Hanya
saja untuk kementerian ini, yang rata-rata personilnya sudah tua-tua,
sepertinya lebih cocok kalau pakai software yang sudah ada.


He .. he .. he ... Pak Menteri, Pak Menteri ...!!!


Sampurna
pclinux3d.com

-- 
Berhenti langganan: [email protected]
Arsip dan info: http://linux.or.id/milis

Kirim email ke